Kesadaran Masyarakat Membayar PBB Meningkat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Libur panjang Lebaran berdampak pada kenaikan angka pelunasan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Dari nilai potensi PBB senilai Rp 39 miliar sudah masuk lebih dari 50 persen. Pelunasan 100 persen diharapkan bisa terealisasi sampai batas waktu pembayaran akhir September mendatang.

Kepala Badan Keuangan Daerah Sukoharjo RM Suseno Wijayanto, Minggu (1/7) mengatakan, memaksimalkan momen Lebaran untuk menaikan angka pelunasan pembayaran PBB baik dari wajib pajak perorangan, lembaga maupun usaha. Usaha dilakukan dengan memaksimalkan petugas membantu melakukan penarikan sampai sosialisasi berupa pemasangan reklame ke sejumlah wilayah.

"Ada kenaikan signifikan soal pelunasan pembayaran PBB dari sebelumnya 30 persen sebelum puasa Ramadan maka sekarang usai Lebaran naik 50 persen lebih. Kami harap bisa lunas 100 persen sampai batas akhir pembayaran September mendatang," ujar RM Suseno.

Suseno menjelaskan sebanyak 30 persen pembayaran PBB yang telah masuk sebelum puasa Ramadan lalu mayoritas berasal dari wajib pajak perseorangan  karena berbagai pertimbangan salah satunya kesadaran. Selain itu juga faktor menghindari terjadinya tunggakan dan denda. Sedangkan tambahan 20 persen pembayaran yang baru masuk kebanyakan berasal dari wajib pajak perorangan.

“Peningkatan baru akan terjadi pada pertengahan tahun. Kenapa demikian karena pertama bersamaan dengan lebaran dimana para wajib parah khususnya perantau pulang ke kampung halaman. Kedua dari sektor usaha mereka juga akan melakukan pembayaran pada semester pertama,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo sendiri pada tahun 2018 memperkirakan nilai potensi PBB sebesar Rp 39,830 miliar. Nilai tersebut mengalami kenaikan dibandingkan Tahun 2017 sebesar Rp 1,33 miliar. (Mam)

BERITA REKOMENDASI