Ketinggian Air Bengawan Solo Terus Naik

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Ketinggian air di Sungai Bengawan Solo diketahui setinggi 4,89 meter, Selasa (15/11/2016). Ketinggian air bisa berubah karena terpengaruh kondisi cuaca sering hujan. Selain itu kondisi arus juga sangat deras dan harus dihindari oleh masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Suprapto, Selasa (15/11/2016) mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaharuan data khususnya berkaitan dengan kondisi Sungai Bengawan Solo. Data baik ketinggian air, arus hingga pergerakan saat hujan turun.

“Posisi sekarang masih normal baru setelah di atas ketinggian air 5 meter kita siaga. Masyarakat tetap kami minta untuk waspada dulu,” ujar Suprapto.

Pengamatan BPBD Sukoharjo dalam beberapa hari terakhir ada kecenderungan ketinggian air Sungai Bengawan Solo mengalami kenaikan. Hal itu disebabkan karena curah hujan tinggi ada adanya air kiriman dari anakan sungai atau kali.

Adanya pergerakan ketinggian air membuat BPBD Sukoharjo meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana alam khususnya banjir. Salah satunya yakni melakukan ronda atau patroli khusus untuk warga yang tinggal di dekat sungai atau kali. Apabila terjadi kerawanan maka warga bisa membunyikan kentongan atau lainnya sebagai tanda.

BPBD Sukoharjo juga menyoroti ancaman terjadinya genangan air saat musim hujan. Salah satu wilayah yang sudah disorot yakni di Kecamatan Grogol. Titik rawan tersebut seperti di Telukan, Langenharjo, Kwarasan.

“Seperti di Langenharjo tepatnya di Balai Desa Langenharjo genangan sekarang selalu muncul saat hujan turun,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI