KIN Perlu Tempat Pengolahan Limbah Batu Bara

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kawasan Industri Nguter (KIN) di wilayah Kecamatan Nguter membutuhkan tempat pengolahan limbah batu bara. DPRD Sukoharjo mengusulkan agar pengadaan tersebut dipercepat menyusul semakin banyaknya industri serta luasnya lahan pembangunan. Apabila tidak segera direspon dikhawatirkan terjadi pencemaran lingkungan.

Ketua Komisi III DPRD Sukoharjo Dahono Marlianto, Minggu (17/9/2017) mengatakan, tempat pengolahan limbah batu bara belum dimiliki di Sukoharjo. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan banyaknya industri berdiri. Bahkan perkembangan pembangunan pabrik besar sekarang sangat pesat.

Anggota Komisi III DPRD Sukoharjo Jaka Wuryanta mengatakan, sebagai kabupaten dengan perkembangan industri pesar sudah sewajarnya Sukoharjo memiliki tempat pengolahan limbah batu bara sendiri. Tempat tersebut tidak hanya untuk kepentingan industri saja, melainkan juga bagi daerah.

“Mayoritas pabrik besar di Sukoharjo pakai batu bara. Pengolahan limbahnya sampai sekarang belum jelas. Mereka biasanya membuang untuk diolah ke luar daerah. Itu yang terlacak, kalau tidak maka dikhawatirkan bisa mencemari lingkungan,” ujar Jaka Wuryanta.

Jaka mengatakan, pengolahan limbah batu bara yang dilakukan pabrik di Sukoharjo kebanyakan ke wilayah Cilacap, Jawa Tengah dan beberapa kota di Jawa Barat. Proses pengangkutan menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya dari pabrik. Untuk pabrik besar mereka masih memiliki modal, namun Jaka mengkhawatirkan pabrik kecil tidak mampu membiayai dan akhirnya membuang limbah batu bara sembarangan.

“Pernah terjadi limbah batu bara di buang di satu lahan di wilayah Kecamatan Grogol. Jelas itu pelanggaran dan dikeluhkan masyarakat,” lanjutnya.

Komisi III DPRD Sukoharjo mewacanakan agar Pemkab Sukoharjo melakukan pembangunan tempat pengolahan limbah. Tidak harus milik daerah, namun bisa melibatkan investor swasta.

“Posisi sekarang terpenting ada tempat pengolahan limbah batu bara di KIN Nguter sebagai pusat industri. Kalau perlu ditambah di wilayah Grogol karena disana juga banyak industri,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI