Klaten Mendapat Bantuan Alsintan Senila Rp 5,28 M

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Kementrian Pertanian RI melalui Ketua DPR RI Puan Maharani, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk petani di Kabupaten Klaten. Selanjuntnya, secara simbolis bantuan diserahkan kepada warga/kelompok penerima oleh Bupati Klaten Sri Muyani, di aula Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten, Selasa (16/11/2021).

Bantuan Alsintan tersebut berupa tiga unit traktor roda empat, empat unit hand traktor roda dua, dua unit rice transplanter, empat unit cultivator, satu unit power thresher multiguna tipe mobil, lima unit combine harvester tipe besar, lima paket unit pengolahan pupuk organik, dan dua paket bantuan bioflok. Selain itu juga diberikan bantuan kambing untuk lima kelompok dan bantuan ayam untuk tujuh kelompok.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengemukakan, total bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Klaten tersebut cukup besar. Total sebanyak 19 unit, dan diantaranya adalah combine harvester sebanyak lima unit, yang masing -masing unit seharga Rp 450 juta.

“Banyak alat-alat pertanian modern yang diberikan. Kita dorong generasi muda, untuk menjadi petani milenial dengan kecanggihan alat-alat yang ada. Anak-anak kita dorong agar mau menjadi penerus untuk menjadikan Klaten sebagai penyangga panganya Jawa Tengah,” kata Bupati.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, total bantuan yang diberikan untuk kabupaten Klaten tersebut sekitar Rp 5,28 miliar. Ia mengucapkan terimakasih pada Ketua DPR RI yang telah memberikan perhatian besar pada petani di Klaten.|

Sehubungan hal itu, Bupati meminta agar bantuan dimanfaatkan sebaik-baiknya, dipelihara dan dijaga dengan baik. Jangan sampai alat tersebut mangkrak. “Kata kepala dinas, alat-alat ini juga bisa disewakan pada warga yang membutuhkan. Dari hasil sewa tersebut digunakan untuk pemeliharakan, karena dengan alat mahal ini tentu biaya pemeliharaan juga besar,” pesan Bupati.

Bupati juga berpesan kepada para kelompok penerima bantuan ternak, agar ternak yang diterima dipelihara sehingga bisa berkembang menjadi banyak. Ia minta kepada Kepala Dinas Pertanian dan jajaran, serta kepala desa agar memantau keberadaan bantuan tersebut. (Sit)

BERITA REKOMENDASI