KLB Corona di Sukoharjo Diperpanjang Hingga 31 Agustus

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona hingga 31 Agustus. Perpanjangan disebabkan karena semakin banyaknya kasus positif virus corona terakumulasi sebanyak 274 kasus. Selama satu bulan kedepan diharapkan penanganan kasus virus corona di Sukoharjo bisa tuntas disembuhkan. Apabila tidak maka kemungkinan status KLB masih bisa diperpanjang kembali.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Sabtu (01/08/2020) mengatakan, perpanjangan status KLB sudah ditetapkan selama satu bulan kedepan atau 31 Agustus. Sebelumnya status KLB virus corona berakhir pada 31 Juli. Hingga berakhir tersebut ternyata masih ditemukan penambahan kasus positif virus corona terakumulasi 274 kasus.

Penambahan kasus positif virus corona membuat Pemkab Sukoharjo mengeluarkan kebijakan perpanjangan status KLB. Perpanjangan tersebut dimaksudkan agar petugas Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Sukoharjo maksimal dalam melakukan penanganan hingga sembuh.

Penerapan status KLB juga sebagai bentuk pembatasan kegiatan masyarakat untuk pencegahan penyebaran virus corona. Sebab dengan status KLB aktivitas masyarakat tidak bisa bebas dan harus diatur sesuai protokol kesehatan penanganan virus corona.

“KLB virus corona di Sukoharjo diperpanjang hingga 31 Agustus. Kami harap hingga berakhir pemberlakuan tersebut kasus positif virus corona di Sukoharjo bisa menurun,” ujarnya.

Kebijakan perpanjangan status KLB virus corona oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diambil setelah melihat data perkembangan kasus positif virus corona. Bahkan data terakhir menunjukan lonjakan hingga terakumulasi 274 kasus.

Lonjakan kasus tersebut ditegaskan Wardoyo Wijaya tidak mungkin mengakhiri status KLB virus corona. Sebab kondisi di masyarakat sangat berbahaya dan rawan terjadi penyebaran virus corona. Karena itu dilakukan pengetatan dengan memperpanjang status KLB virus corona.

Penerapan status KLB virus corona diharapkan menjadi penekan terjadinya penurunan kasus. Sebab masyarakat akan dibatasi dalam melakukan berbagai kegiatan aktivitas. Larangan berlaku seperti kerumunan massa, menggelar hajatan. Bahkan tempat hiburan dan wisata juga masih ditutup. Hal sama juga berlaku bagi sekolah yang terpaksa menerapkan pendidikan online.

“Kasus positif virus corona di Sukoharjo masih tinggi, bahkan ada temuan kasus terhadap tenaga kesehatan. Jadi status KLB virus corona diperpanjang hingga 31 Agustus mendatang,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI