KLB Corona Diperpanjang, Para Siswa di Sukoharjo Tetap Belajar di Rumah

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kegiatan belajar siswa TK hingga SMP di Sukoharjo habis 29 Mei diperpanjang 31 Juli. Kepastian tersebut diketahui setelah bupati menandatangani Surat Edaran (SE) perpanjangan libur sekolah. Kebijakan tersebut diambil ditengah pandemi virus corona.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Jumat (29/5/2020) mengatakan, perpanjangan belajar siswa TK-SMP di rumah hingga 31 Juli berdasarkan SE Bupati Nomor 420/1448/2020 tertanggal 29 Mei tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona. Usai ditandatangani, SE tersebut langsung diteruskan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan diedarkan ke semua kepala sekolah. Diharapkan informasi tersebut bisa diterima siswa dengan cepat.

Pemkab Sukoharjo mengeluarkan kebijakan perpanjangan belajar siswa di rumah mengacu pada SE Gubernur. Selain itu juga perpanjangan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona di Sukoharjo hingga 31 Juli.

Khusus untuk kebijakan perpanjangan status KLB Corona dikeluarkan Pemkab Sukoharjo karena kasus positif virus corona masih tinggi. Total hingga sekarang diketahui ada 69 kasus positif virus corona.

“Belajar siswa TK-SMP di Sukoharjo diperpanjang hingga 31 Juli. Proses belajar mengajar diselenggarakan dengan model jarak jauh melalui sistem online atau daring,” ujarnya.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran virus corona. Evaluasi dilakukan menyesuaikan perkembangan kasus positif virus corona.

Dalam SE yang dikeluarkan Pemkab Sukoharjo juga menginformasikan tentang pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun/Penilaian Akhir Semester mengacu pada surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 04 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Corona. Sedangkan untuk libur sekolah mengacu pada kalender pendidikan.

Dalam edaran juga mengintruksikan pada kepala satuan pendidikan untuk menyusun rencana KBM online dengan materi peningkatan keimanan, penguatan pendidikan karakter dan mendorong peserta didik untuk taat terhadap kebijakan pemerintah yaitu belajar dan beribadah di rumah.

“Selama belajar di rumah kami minta siswa tetap belajar dan orang tua membantu dalam pengawasan dan pendidikan di rumah,” lanjutnya.

Bupati juga mengingatkan siswa selama belajar di rumah hingga 31 Juli agar tidak keluyuran diluar. Sebab aktivitas diluar rawan terjadi penularan virus corona.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Darno mengatakan, aktivitas belajar siswa TK-SMP diperpanjang hingga 31 Juli. Dasar perpanjangan libur sekolah sudah didapat melalui SE yang ditandatangani bupati.

SE tersebut selanjutnya diteruskan ke masing masing kepala sekolah dan diinformasikan ke siswa. Sosialisasi penting dilakukan mengingat dalam SE sebelumnya belajar siswa di rumah berakhir hingga 29 Mei.

“Belajar siswa TK-SMP sebelumnya berakhir 29 Mei diperpanjang hingga 31 Juli,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo meminta pada siswa mematuhi aturan tertuang dalam SE dengan tetap belajar di rumah. Siswa dilarang keluyuran diluar mengingat kondisi sekarang masih pandemi virus corona.

“Kami minta orang tua juga membantu mengawasi anak tetap belajar di rumah karena sangat rawan saat berada diluar ditengah pandemi virus corona,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI