Kodim 0726 Sukoharjo Tanam Jagung di Lahan Demplot

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Lahan demplot Kodim 0726 Sukoharjo seluas 5.000 meter persegi di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto di tanami jagung. Penanaman dilakukan sebagai bagian pelaksanaan program ketahanan pangan daerah dengan memberdayakan warga dan memanfaatkan lahan. Pertanian tersebut juga memberikan dampak peningkatan ekonomi.

“Semoga nanti setelah penanaman sekarang berhasil memetik dan melaksanakan panen jagung yang memuaskan guna membantu ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, Rabu (10/03/2021).

Dalam penanaman jagung di lahan demplot Kodim 0726 Sukoharjo melakukan koordinasi penuh dengan Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan. Hal ini berkaitan dengan jenis tanaman palawija yang akan ditanam. Sesuai hasil koordinasi, Dandim menjelaskan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo menyarankan ditanami bibit jagung Bisi 2 bertongkol dua.

Dandim menambahkan, Kodim 0726 Sukoharjo akan terus melakukan penanaman dengan memanfaatkan lahan tidak termanfaatkan sebagai bagian pelaksanaan program ketahanan pangan daerah dan nasional. Sebab lahan yang tadinya tidak termanfaatkan akan memberikan kontribusi besar berupa panen tanaman pangan salah satunya jagung.

“Terus akan kami buka lahan demplot dimana Kodim 0726 Sukoharjo akan memanfaatkan lahan tidak termanfaatkan untuk ditanami jagung sebagai bagian ketahanan pangan,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah, karena sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, serta sumber pendapatan masyarakat.

Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sukoharjo dalam rangka mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern. Berbagai kebijakan dilakukan Pemkab Sukoharjo dalam jangka panjang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sukoharjo.

“Ketahanan pangan ini harus kita pertahankan dan terus ditingkatkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terlebih disaat pandemi virus Corona sekarang ini jangan sampai Kabupaten Sukoharjo mengalami kekurangan pangan atau krisis pangan,” ujarnya.

Etik melanjutkan, selain tanaman padi, jagung saat ini menjadi salah satu primadona dalam agribisnis di Indonesia dikarenakan jagung merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto Supono mengatakan, desa di wilayahnya kering dan tidak ada pengairan. Lahan pertanian sangat mengandalkan air hujan. “Paling sering ditanami jagung, lahan disini kering dan mengandalkan air hujan,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI