Kondisi Mengkhawatirkan, Talud Pengaman Jembatan Bacem Ambrol

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Talud pengaman Jembatan Bacem di Desa Langenharjo Kecamatan Grogol ambrol. Kondisi tersebut membahayakan warga sekitar termasuk pengguna jalan. Sebab posisinya berada di pinggir jalan raya. Perbaikan diharapkan secepatnya dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama.

Salah satu warga Desa Langenhajo, Kecamatan Grogol Suyadi, Kamis (8/3/2018) mengatakan, talud ambrol terjadi pada Rabu (7/3/2018) sore setelah turun hujan deras. Batu dan tanah ambrol ke bawah dan mengenai saluran air. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat panik karena khawatir terjadi hal tidak diinginkan.

Posisi talud yang ambrol berada di pinggir jalan di ujung Jembatan Bacem, Telukan, Grogol. Kondisi jalan dikhawatirkan ikut terpengaruh dengan kondisi talud ambrol tersebut.

"Penyebabnya saya tidak tahu. Tapi talud ambrol terjadi setelah diguyur hujan deras. Setelah ambrol belum ada penanganan dari petugas. Tapi warga sudah melaporkan kejadian ke pihak desa dan kecamatan," ujarnya.

Kondisi jalan di atas talud diketahui sudah lama ambles dan tidak rata. Petugas sering melakukan pembenahan dengan melakukan penambalan dan pengaspalan ulang. Hal itu dilakukan demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Namu masalah baru muncul dengan adanya talud ambrol.

"Jalan di atas talud yang ambrol diberi tanda berupa kayu agar pengguna jalan tidak terlalu ketepi atau pinggir saat melintas demi keamanan dan keselamatan," lanjutnya.

Camat Grogol Bagas Windaryatno mengatakan, sudah mendapat laporan dari warga dan melakukan pengecekan dengan mendatangi langsung lokasi talud ambrol di Desa Langenharjo. Saat dilihat, Bagas mengaku kondisinya mengkhawatirkan dan segera butuh penanganan dengan perbaikan oleh petugas.

Warga yang tinggal disekitar talud ambrol diminta untuk waspada dengan melakukan pemantauan. Sebab dikhawatirkan bisa terjadi bencana lainnya berupa talud ambrol lagi.

"Kondisi talud yang ambrol itu sendiri membahayakan dan longsoran batu dan tanah dari talud itu mengenai saluran air di bawahnya. Apabila dibiarkan maka bisa memicu banjir mengingat sekarang masih sering hujan," ujarnya.

Penyebab talud ambrol diduga sementara karena faktor cuaca sering turun hujan deras. Meski begitu untuk mencari penyebab pasti dibutuhkan penelitian dari petugas terkait.

"Kejadian talud ambrol sudah disampaikan resmi pihak Kecamatan Grogol ke Pemkab Sukoharjo untuk dilakukan perbaikan. Tapi informasinya perbaikan jadi kewenangan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," lanjutnya.

Perbaikan secepatnya harus dilakukan demi keamanan dan keselamatan warga dan pengguna jalan. Sebab posisi talud ambrol berada dekat dengan pemukiman dan jembatan Bacem, Telukan.

"Kondisi tanah labil dan dikhawatirkan bila terus terkena getaran dari kendaraan yang melintas di jalan Jembatan Bacem maka bisa saja talud kembali ambrol," lanjutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan, benar talud di ujung Jembatan Bacem, Langenharjo, Grogol ambrol. Perbaikan menjadi kewenangan penuh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Sudah ada laporan masuk dan akan kita koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang punya kewenangan perbaikan," ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI