Kondisi Sungai Bengawan Solo Memprihatinkan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah masalah ditemukan disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo. Mulai dari erosi, pembuangan sampah liar, pencemaran limbah, hingga sedimentasi parah. Kondisi memprihatinkan tersebut harus segera ditangani karena bisa menimbulkan bahaya lebih besar dikemudian hari.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan jajarannya bersama dengan Polres Sukoharjo sudah melakukan susur Sungai Bengawan Solo beberapa hari lalu. Kegiatan dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung kondisi disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo. Petugas memetakan titik mana saja ditemukan masalah dan secepatnya melakukan penanganan.

Dalam susur sungai tersebut petugas menemukan sejumlah masalah ditemukan disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo. Masalah tersebut seperti, erosi, pembuangan sampah liar, pencemaran limbah, hingga sedimentasi parah. Temuan tersebut didapati petugas disejumlah titik berbeda.

“Kita petakan lokasi lokasi mana saja yang bermasalah karena rawan erosi, longsor, sampah liar dan sedimentasi. Nantinya akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk secepatnya dilakukan penanganan,” ujarnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (14/02/2020).

Kegiatan susur Sungai Bengawan Solo sendiri dilakukan Kodim Sukoharjo dan Polres Sukoharjo mulai dari wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukoharjo dengan Kabupaten Wonogiri di Timang, Kecamatan Nguter hingga di Kecamatan Mojolaban atau perbatasan dengan Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar.

Petugas melakukan susur Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Sukoharjo saja sesuai dengan kewenangan. Temuan masalah tersebut nantinya akan didata dan diharapkan tidak sampai menimbulkan bahaya bagi masyarakat.

“Misal untuk penanganan masalah temuan sampah liar. Maka kami minta dinas terkait untuk segera bertindak. Disisi lain masyarakat juga wajib membantu dengan tidak membuang sampah di sungai karena membahayakan,” lanjutnya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, keberadaan Sungai Bengawan Solo menjadi perhatian utama bagi petugas dalam penanganan khususnya saat musim hujan mengingat rawan timbul bencana salah satunya banjir. Polres Sukoharjo sendiri sengaja melakukan susur sungai bersama Kodim Sukoharjo untuk melihat secara langsung kondisi disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.

“Memang saat dilihat dari dekat disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo banyak masalah. Seperti erosi dan sampah. Maka kedepan dilakukan penanganan semisal penghijauan berupa penanaman pohon agar erosi tidak bertambah parah,” ujarnya.

Penanganan lain yang dilakukan Polres Sukoharjo bersama Kodim Sukoharjo terkait antisipasi bencana alam yakni dengan membuka posko penanggulangan bencana alam. Posko dibuka di masing masing Polres Sukoharjo dan Kodim Sukoharjo. (Mam)

BERITA TERKAIT