Kotak Infak Misterius Buat Geger Warga

KLATEN (KRjogja.com) – Kotak infak tak bertuan tergeletak di area persawahan Dukuh Puton, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten, Kamis (11/8/2016) petang. Kotak yang berisi lem kayu itu sempat membuat geger warga sekitar karena disangka berisi orok bayi.

Kejadian ini bermula ketika sekitar pukul 14.30 WIB sejumlah tenaga tani sedang melakukan aktivitas memanen padi. Disela kesibukannya itu para tenaga tani dikejutkan adanya kotak infak yang tergeletak di antara tanaman padi.

Karena tak berani membuka kotak, kemudian para tenaga tani berinisiatif melaporkan temuannya itu ke pemilik sawah, Ngadiran (64) warga Dukuh Puton, Desa Candirejo.

Ngadiran yang juga selaku ketua RT setempat kemudian memeriksa dengan membuka kotak infak tersebut. Namun ia terkejut setelah melihat isi kotak ternyata ada bungkusan plastik mirip orok bayi.

“Saya menduga bungkusan plastik yang ada di dalam kotak infak itu merupakan orok bayi. Baunya juga tidak enak dan busuk,” ujar Ngadiran menceritakan kepada awak media, Kamis (11/8/2016) malam.

Atas saran dari para tenaga tani, kemudian Ngadiran berinisiatif untuk menguburkan kotak infak tersebut ke pemakaman umum desa setempat. Kabar penemuan kotak infak itu tersebar dengan capat hingga membuat geger warga sekitar.

Setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa, Ngadiran selanjutnya melaporkan temuan itu ke kepolisian. Laporan itu ditindak lanjuti pihak kepolisian dengan melakukan pembongkaran kuburan kotak infak dan identifikasi.

Proses pembongkaran berlangsung hingga tengah malam dan menjadi tontonan warga sekitar. Setelah berhasil dibongkar selanjutnya kotak infak tersebut dibuka dan diperiksa oleh petugas kesehatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata bungkusan plastik yang ada di dalam kotak infak tersebut bukan berisi orok bayi, melainkan berisi lem kayu berwarna putih kecoklatan dan sebagian telah mengeras.

Kapolsek Ketandan AKP Suyarta mengatakan kabar penemuan kotak infak tersebut sempat beredar di media sosial karena dianggap berisi orok bayi. Pihaknya menegaskan bahwa kotak tersebut berisi lem kayu, bukan orok bayi. (M-7)

BERITA REKOMENDASI