KPU Sukoharjo Agendakan Sortir dan Pelipatan Surat Suara

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo mengagendakan sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2020 mulai Rabu – Jumat (25-27/11/2020) di gedung Graha Mulya. Total ada 70 orang petugas disiapkan untuk kegiatan tersebut dan ditarget selesai selama tiga hari. Selama pengerjaan tersebut dilakukan pengamanan ketat melibatkan aparat bersenjata lengkap.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Selasa (24/11/2020), mengatakan, KPU Sukoharjo sudah mengagendakan sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2020 mulai Rabu-Jumat (25-27/11/2020) di gedung Graha Mulya. Waktu selama tiga hari dianggap mencukupi kebutuhan dan mampu menyelesaikan pekerjaan. Total ada 70 orang petugas akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Selama pengerjaan mereka yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan mengingat sekarang masih pandemi virus corona.

Aparat keamanan bersenjata lengkap akan melakukan pengamanan ketat di lokasi kegiatan sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2020. Hal tersebut untuk memastikan kelancaran kegiatan sekaligus jaminan keamanan logistik Pilkada 2020.

Pengawasan juga dilakukan KPU Sukoharjo selama proses sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2020. Hal ini untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan ketentuan dan tidak terjadi kesalahan. Sebab surat suara tersebut sangat penting saat penyelenggaraan pemilu 9 Desember mendatang.

“Sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2020 akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (25-27/11/2020) di gedung Graha Mulya. Ada 70 orang petugas atau tenaga sortir dan lipat dilibatkan. KPU Sukoharjo sudah mengagendakan kegiatan tersebut,” ujarnya.

KPU Sukoharjo memastikan pencetakan surat suara Pilkada 2020 oleh PT Pura Kudus selesai dikerjakan. Surat suara tersebut selanjutnya dikirim oleh pihak pencetak dengan pengawalan ketat petugas dan selanjutnya akan dilakukan tahapan sortir dan pelipatan. Total ada 679.863 lembar surat suara tersedia siap digunakan saat pemungutan suara 9 Desember mendatang.

Nuril Huda mengatakan, KPU Sukoharjo sudah melakukan pengecekan dengan mendatangi langsung tempat pencetakan surat suara Pilkada 2020 di PT Pura Kudus. Hasil surat suara yang selesai dicetak kemudian dikirim menggunakan armada truk dengan pengawalan ketat petugas gabungan. Mereka yang terlibat seperti dari KPU, Bawaslu, dan Polres Sukoharjo. Ketatnya pengawalan terlihat setelah polisi yang terlibat dilengkapi dengan senjata.

Pengawalan ketat sengaja dilakukan KPU Sukoharjo untuk memastikan kondisi surat suara Pilkada 2020 aman. Selain menghindari ganguan keamanan selama perjalanan, juga jaminan surat suara dalam kondisi baik dan siap digunakan dalam pemungutan suara 9 Desember mendatang.

“Surat suara Pilkada 2020 sudah selesai dicetak oleh PT Pura Kudus dan KPU Sukoharjo bersama Bawaslu dan Polres Sukoharjo melakukan penjemputan dan pengawalan untuk dikirim ke Sukoharjo,” lanjutnya.

Surat suara yang disiapkan KPU Sukoharjo dalam Pilkada 2020 sebanyak 679.863 lembar. Surat suara tersebut sangat mencukupi kebutuhan mengingat pada pemilu 9 Desember mendatang kebutuhannya sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 660.487 pemilih. Terdiri dari pemilih laki-laki 326.627 orang dan pemilih perempuan 333.860 orang.

KPU Sukoharjo dalam Pilkada 2020 mengajukan pencetakan surat suara kepada PT Pura Kudus sebanyak 677.863 lembar ditambah 2.000 lembar untuk cadangan atau untuk Pemungutan Suara Ulang atau PSU sehingga totalnya 679.863 lembar. Surat suara tersebut dikemas dalam 338 box plus satu box untuk PSU sehingga totalnya 339 box. (Mam)

BERITA REKOMENDASI