KPU Sukoharjo Lipat Surat Suara Pemilihan DPD

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Proses sortir dan lipat surat suara Pemilu 2019 untuk pemilihan DPD mulai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 180 orang pekerja. Hasil sementara diketahui ada temuan kerusakan dan nantinya akan dimintakan ganti ke KPU RI.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Senin (18/03/2019) mengatakan, total ada 682.937 lembar surat suara Pemilu 2019 untuk pemilihan DPD sudah diterima KPU Sukoharjo dari KPU RI pada Sabtu (16/03/2019) dinihari. Selanjutnya mulai Senin (18/03/2019) lansung dilakukan proses sortir dan pelipatan surat suara.

Proses sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD direncanakan selesai dalam waktu dua hari terhitung Senin – Selasa (18-19/03/2019). Semua kegiatan tersebut dipusatkan di gedung Budisasono, Sukoharjo Kota.

Dalam proses sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD KPU Sukoharjo mengerahkan sebanyak 180 orang pekerja. Mereka dipekerjakan karena telah memiliki pengalaman dan memenuhi syarat yang telah ditentukan KPU Sukoharjo.

Sebanyak 180 orang pekerja tersebut dibagi menjadi 18 kelompok oleh KPU Sukoharjo. Masing masing kelompok dipimpin oleh ketua atau penanggungjawab. Jam kerja para pekerja tersebut dimulai sejak pukul 08.00 sampai selesai.

Para pekerja sebelum memulai pekerjaanya melakukan sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD terlebih dahulu mendapatkan penjelasan dari petugas KPU Sukoharjo. Semua syarat yang telah ditentukan wajib dijalankan demi keamanan.

“Hasil sementara sortir dan lipat surat suara pemilihan DPD ada temuan beberapa kerusakan seperti kondisi surat suara sobek dan berlubang. Proses masih terus berjalan dan belum diketahui hasil akhirnya,” ujarnya.

KPU Sukoharjo nantinya akan melakukan pendataan dan pemilahan surat suara pemilihan DPD yang rusak. Selanjutnya akan dilaporkan resmi ke KPU RI untuk dimintakan surat suara pengganti. Hal itu perlu karena untuk memenuhi kebutuhan saat pelaksanaan Pemilu 2019.

“Teknis pelipatan surat suara pemilihan DPD lebih sulit karena harus dilakukan dua kali lipatan dibandingkan surat suara Pemilu Presiden (Pilpres) hanya sekali lipatan,” lanjutnya.

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, Bawaslu Sukoharjo ikut memantau proses kedatangan, penyimpanan, sortir, pelipatan dan lainnya berkaitan dengan logistik Pemilu 2019. Termasuk diantaranya melihat secara langsung proses sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD.

Pada proses sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD Bawaslu Sukoharjo apa yang dilakukan KPU Sukoharjo sudah sesuai ketentuan. Artinya tidak ada temuan kesalahan yang dilakukan oleh petugas.

Meski demikian dalam proses sortir dan pelipatan surat suara pemilihan DPD diketahui hasilnya ada surat suara yang rusak. “Kami harap proses sortir dan pelipatan surat suara segera selesai karena jadwal pemilu sudah semakin dekat,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI