KPU Sukoharjo Terapkan Protokol Kesehatan di TPS

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo menyiapkan sebanyak 12.425 orang Kelompok Panitia Pemungutan Suara atau KPPS, 15.975 orang Petugas Pemungut Suara atau PPS dan 3.550 orang petugas ketentraman dan ketertiban atau Trantib pada penyelenggaraan Pilkada 2020. Banyaknya petugas disiapkan dilakukan untuk membantu kelancaran dan penegakan protokol kesehatan mengingat pemilu digelar ditengah pandemi virus corona.

Anggota KPU Sukoharjo Divisi Sosialisasi, Suci Handayani, Rabu (18/11/2020) mengatakan dalam Pilkada 2020 kali ini menyiapkan sebanyak 1.775 TPS tersebar di 12 kecamatan. Tempat tersebut nantinya juga tidak luput dari pengetatan penerapan protokol kesehatan dengan dilakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu sebelum digunakan. “Petugas melakukan pemantauan dan mengawasi setiap proses pemungutan suara di TPS dengan mengepankan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Salah satu yang dilakukan petugas yakni mengatur antrean pemilih saat masuk ke TPS. Petugas harus memastikan tidak terjadi kerumunan atau antrean panjang pemilih di TPS. Para pemilih yang datang juga harus dipastikan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker. “Saat datang ke TPS para pemilih juga akan dicek suhu badannya, kemudian diminta mencuci tangan menggunakan sabun,” lanjutnya.

Aturan baru penyelenggaraan Pilkada 2020 tersebut sudah disosialisasikan KPU Sukoharjo ke masyarakat dan pihak terkait. Diharapkan pada saat penyelenggaraan nanti tidak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan karena sudah dipahami aturannya.

“Tidak hanya pemilih, petugas yang terlibat juga wajib menerapkan protokol kesehatan. Termasuk juga akan menjalani rapid tes sebelum bertugas. Dengan demikian maka bisa dipastikan petugas dalam kondisi sehat,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI