Krisis Guru PNS, Tenaga Honorer Jadi Andalan

KLATEN (KRjogja.com) – Kabupaten Klaten mengalami krisis pegawai negeri sipil (PNS). Sampai pertengahan tahun 2016 ini setidaknya mengalami kekurangan sekitar 6.209 PNS. Dari jumlah itu kekurangan terbanyak merupakan guru dan tenaga kependidikan.

Data di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten dan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, jumlah PNS di Klaten hingga pertengahan tahun 2016 ini ada sebanyak 13.459 orang. Dari jumlah itu, 9.313 orang merupakan PNS di lingkup Dinas Pendidikan, guru dan tenaga kependidikan.

Sementara dari 9.313 orang guru dan tenaga kependidikan tersebut, 4.192 orang tersebar di 718 sekolah dasar negeri (SDN). Padahal idealnya untuk jumlah sekolah sebanyak itu membutuhkan 6.462 orang. Sehingga masih kekurangan sekitar 2.270 orang.

Belum lagi pada tahun 2016 ada sebanyak 625 orang PNS pensiun yang mayoritas merupakan guru dan tenaga kependidikan. Disusul tahun depan ada 800 guru dan tenaga kependidikan PNS juga memasuki masa pensiun.

“Untuk kebutuhan PNS, Klaten masih mengalami kekurangan. Terutama untuk formasi guru dan tenaga kependidikan di SDN,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai BKD Klaten, Slamet, Senin (25/7/2016).

Dikatakan, sejak diberlakukannya moratorium pada 2012 lalu, sampai saat ini Pemkab Klaten belum mendapat alokasi untuk penerimaan PNS baru terutama untuk formasi guru dan tenaga kependidikan. (M-7)

BERITA REKOMENDASI