Lama Dinanti, 838 Orang Terima Dana Santunan Kematian

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 838 ahli waris dari warga miskin mendapatkan dana satunan kematian masing masing penerima menerima sebesar Rp 3 juta. Pemkab Sukoharjo total menyalurkan dana sebesar Rp 2,514 miliar. Penyerahan dana kepada penerima dilakukan di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Setda Sukoharjo, Rabu (20/9/2017).

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat memimpin penyerahan dana santunan kematian mengatakan, dana santunan kematian merupakan program Pemkab Sukoharjo. Nominal yang diberikan merupakan terbesar se Indonesia masing masing penerima menerima sebesar Rp 3 juta.

Dana satunan kematian diberikan kepada ahli waris dari warga miskin yang meninggal dunia. Sebelum dana diberikan terlebih dahulu dilakukan pendataan dan verifikasi. Setelah seluruh proses selesai maka dana diberikan untuh tanpa potongan.

“Dana santunan kematian ini harus dimanfaatkan dengan benar oleh ahli waris. Jangan untuk senang senang,” ujar Wardoyo Wijaya.

Bupati juga meminta kepada pihak ahli waris untuk transparan kepada keluarga mengenai besaran dana santunaan kematian yang sudah diterima. Sebab masih ada kabar dana tersebut tidak utuh setelah dibawa pulang.

“Setelah terima utuh Rp 3 juta dan dijalan saat pulang dipakai untuk jajan beli bakso atau bensin maka ya dijelaskan ke keluarga secara transparan. Jangan bohong terima uang tidak utuh. Tidak utuh ya karena dipakai kepentingan sendiri,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo menjamin dana santunan kematian diterima penerima secara utuh Rp 3 juta. Pemberian juga dilakukan secara transparan bersamaan dengan penerima lain di pendapa GSP Setda Sukoharjo.

“Dana itu juga diberikan oleh petugas Bank Jateng kepada masing masing penerima dengan diawasi petugas dari Pemkab Sukoharjo,” lanjutnya.

Plt Kepala Dinas Sosial Sarmadi mengatakan, penerima dana santunan kematian berasal dari 12 kecamatan. Total ada 838 orang penerima dengan anggaran Rp 2,514 miliar.

Para penerima dana santunan untuk Kecamatan Tawangsari sebanyak 76 orang, Weru 91 orang, Bulu 67 orang, Sukoharjo Kota 62 orang, Bendosari 62 orang, Baki 64, Gatak 51, Nguter 63, Kartasura 77, Polokarto 78, Mojolaban 76 dan Grogol 71. (Mam)

BERITA REKOMENDASI