Lama Kosong, Pemkab Sukoharjo Siapkan Mutasi Eselon II

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo siapkan lagi mutasi khususnya untuk pengisian jabatan eselon II. Untuk pengisian tersebut maka terlebih dahulu akan dibentuk panitia seleksi (pansel). Mutasi dilakukan segera mengingat beberapa posisi jabatan eselon II kosong.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Senin (18/2/2019) mengatakan, persiapan untuk pelaksanaan mutasi lanjutan memang sedang dilakukan dengan segera membentuk pasel sebagai syarat pengisian jabatan eselon II yang kosong. Pembentukan pansel serupa juga sudah sering dilakukan Pemkab Sukoharjo menyesuaikan dengan regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Dengan sistem tersebut maka proses sampai hasil akhir pejabat terpilih akan lebih transparan dan terbukti kualitas kepemimpinannya.

Mutasi jabatan eselon II nanti merupakan lanjutan setelah sebelumnya Pemkab Sukoharjo melakukan pergantian jabatan eselon III dan IV beberapa waktu lalu. Mutasi tersebut diharapkan bisa menjadi penyegaran sekaligus sebagai usaha menata pejabat disejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Khusus untuk eselon II yang merupakan salah satu jabatan strategis harus segera diisi mengingat ada beberapa pimpinan OPD yang kosong. Apabila dibiarkan maka dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah lebih besar dalam pelayanan pada masyarakat.

"Ada beberapa jabatan eselon II yang kosong karena pejabat sebelumnya pensiun dan belum terisi penggantinya. Karena itu akan dilakukan pengisian dengan membuka seleksi atau lelang jabatan," ujarnya.

Teknis seleksi jabatan nanti akan dilakukan Pemkab Sukoharjo dengan melibatkan berbagai unsur seperti akademisi, tokoh masyarakat dan lainnya. Mereka akan melakukan seleksi secara ketat terhadap para pejabat yang melamar dalam lelang jabatan.

"Ya mungkin sekitar sebulan lagi ada mutasi lagi untuk eselon II. Setelah ini ada persiapan lelang jabatan dan membentuk pansel," lanjutnya.

Data dari Pemkab Sukoharjo diketahui jabatan eselon II yang kosong antara lain posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Kesehatan (DKK), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelbangda). Kekosongan tersebut sekarang diisi oleh pejabat sementara.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Joko Triyono mengatakan, memang benar ada beberapa posisi jabatan eselon II masih kosong sampai sekarang. Meski demikian pelayanan terhadap masyarakat dipastikan tidak sampai terganggu karena sudah ada Plt yang untuk sementara memimpin OPD.

Kekosongan jabatan eselon II dibeberapa OPD sekarang sedang dipersiapkan pengisiannya oleh Pemkab Sukoharjo. Persiapan tersebut yakni dengan segera membentuk pansel sebagai syarat dibukanya seleksi atau lelang jabatan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI