Langgar PPKM, Satgas Covid-19 Bubarkan Hajatan

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Tim Satuan Tugas (satgas) penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Boyolali membubarkan acara hajatan di Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak pada Selasa (16/2/2021). Pembubaran ini dilakukan karena melanggar aturan dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Boyolali.

Pelanggaran yang dilakukan warga bernama Jiman yang beralamat di Dukuh Ngampo ini karena jumlah orang yang hadir dalam acara lebih dari 30 orang. “Laporan dari Camat Ngemplak kalau di daerah Kismoyoso ada perhelatan hajatan pernikahan dan mengundang orang banyak,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boyolali, Sunarno di sela kegiatan.

Masyarakat sekitar tempat hajatan merasa resah karena mempelai pria berasal dari Kalimantan dan tidak ingin ada klaster baru karena penyelenggaraan hajatan di sekitar lingkungan serta mengundang ratusan orang.

“Langsung sampai disana staf kami melihat memang benar ada keramaiaan hajatan pernikahan. Kedua orang tua bersangkutan dipanggil dan diberi pengarahan. Hajatan dibubarkan dan tenda kami tunggu untuk dibongkar,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI