Lapak PKL Jalan Raya Jlopo Dibongkar

 

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Lapak semi permanen dan permenan milik pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya Jlopo Baki di Desa Kudu, Kecamatan Baki dibongkar. Pembongkaran dilakukan setelah ada teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Apabila tidak dilaksanakan maka para PKL terancam diproses secara hukum dalam persidangan tindak pindana ringan (Tipiring) di pengadilan. 

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Rabu (13/9) mengatakan, sudah memberikan teguran secara lisan kepada semua PKL disejumlah wilayah di Sukoharjo yang melanggar aturan. Bentuk tindaklanjut dari teguran tersebut kemudian direspon oleh pedagang dengan melaksanakan pembongkaran lapak.

Menurut Sutarmo PKL yang sudah membongkar lapak yakni di Jalan Raya Jlopo Baki, Kudu, Baki. Pembongkaran dilakukan sendiri oleh pedagang sejak beberapa hari lalu. Pembongkaran sengaja dilakukan pedagang karena mereka mayoritas menggunakan lapak permenan dan semi permanen. 

"Bangunan tersebut dilarang oleh Satpol PP Sukoharjo. Pelanggaran juga dilakukan pedagang berkaitan dengan penempatan bangunan lapan di atas saluran air. Pedagang membongkar sendiri lapaknya berarti sudah patuh menaati teguran kami. Apabila tidak maka lapak tersebut terancam dibongkar paksa karena melanggar aturan,” ujar Heru Indarjo.

Satpol PP Sukoharjo akan melakukan pengawasan dengan menerjunkan petugas melihat langsung proses pembongkaran lapak. Apabila tidak dikhawatirkan bisa muncul praktek pelanggaran lainnya.
"Harus dipastikan seluruh lapak permanen dibongkar dan terus kami awasi,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI