Lebih Dari 100 Kali Donor Darah, Tiga Warga Boyolali Dapat Penghargaan Presiden

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI (KRjogja.com) – Tiga pendonor darah di Boyolali akan mendapat penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela dari Presiden pada 16 November mendatang di Istana Bogor, setelah mereka sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali.

 

Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela PMI Cabang Boyolali, Wahyu Budi Setyawan, Jumat (4/11) mengatakan, dua dari tiga penerima penghargaan adalah anggota Polres Boyolali, yakni Bejo Harianto dan FX Prianto, dan satunya lagi seorang guru SMP, Hesty Wiyono.

Sebelum berangkat ke Istana Bogor bersama ratusan pendonor lain dari seluruh Indonesia  untuk menerima penghargaan, direncanakan mereka akan diterima terlebih dulu oleh Gubernur Jawa Tengah di Semarang. “Penghargaan rencananya akan diserahkan langsung oleh presiden,” kata Wahyu.

Ia berharap, penghargaan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk berpartisi aktif dalam bidang kemanusiaan dengan mendonorkan darahnya.  Selama ini, PMI Cabang Boyolali mengoptimalkan kegiatan donor untuk memenuhi tingginya permintaan darah. Tercatat sebanyak 20 rumah sakit, beberapa diantaranya rumah sakit ‎di luar daerah seperti Klaten dan Salatiga, rutin meminta pasokan darah dari PMI Cabang Boyolali. sementara pasokan darah per bulan yang rata-rata  sebanyak 800 sampai 900 kantong darah.

Ketua PMI Cabang Boyolali, Syamsudin menambahkan, selama ini pihaknya kerap mendapat undangan dari perkumpulan atau kelompok masyarakat untuk melaksanakan kegiatan donor darah. Partisipasi aktif masyarakat tersebut membuat ketersediaan kantong darah di PMI Cabang Boyolali sampai saat ini masih memadai untuk menampung permintaan darah.

“Masyarakat yang ingin menyumbangkan darah juga bisa langsung datang ke kantor PMI,” tandasnya. (R-11)

 

BERITA REKOMENDASI