Libur Panjang, Konsumsi BBM di Boyolali Naik Tujuh Persen

BOYOLALI , KRJOGJA.com – Pasca libur long weekend yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, konsumsi BBM di Kabupaten Boyolali tercatat naik 7 persen jika dibandingkan rata-rata normal harian dua bulan terakhir.

Hal ini diungkapkan oleh Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) di wilayah Marketing Operation Region IV Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Anna Yudhiastuti, dalam keterangan persnya hari Selasa (18/8/2020). Menurutnya rata-rata penyaluran harian BBM saat “new normal” di Kabupaten Boyolali sebanyak 345 Kiloliter dan pada hari libur kemarin menjadi 370 Kiloliter per hari. “Meskipun jumlah tersebut masih di bawah penyaluran harian normal saat sebelum terjadinya pandemi covid-19 yaitu sebesar 385 Kiloliter/hari, namun kami tetap menjalankan protokol pencegahan covid-19 di SPBU dan fasilitas Pertamina lainnya”, ujar Anna.

Sementara itu, untuk konsumsi LPG di Kabupaten Boyolali, Pertamina mencatat adanya kenaikan 1 persen dari 116 Metric Ton (MT) menjadi 118 MT. “Kenaikan konsumsi LPG tersebut dapat dikatakan stabil karena masih sama dengan jumlah penyaluran sebelum terjadinya pandemi ini yaitu di rentang 113 – 119 Metric Ton per harinya”, ungkap Anna.

Ia menambahkan, Pertamina menjamin ketahanan stok BBM dan LPG di seluruh fasilitas Fuel Terminal wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. “Konsumen tidak perlu khawatir akan ketersediaan BBM dan LPG di SPBU maupun pangkalan”, tuturnya. (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI