Libur Sekolah Cegah Corona Diperpanjang 13 April

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Libur sekolah untuk siswa tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SKB diperpanjang hingga 13 April mendatang dari sebelumnya 29 Maret. Kepastian tersebut setelah Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 26 Maret.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Kamis (26/03/2020) mengatakan, SE nomor 420/1180/2020 tertanggal 26 Maret 2020 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Pencegahan Penularan dan Penyebaran Virus Corona sudah ditandatangani dan dikeluarkan. Para kepala sekolah tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SKB dipastikan telah menerimanya.

Dalam SE tersebut dijelaskan, dalam rangka upaya pencegahan virus corona yang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu dan menimbulkan dampak keadaan tertentu, maka diperlukan langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis antar tingkatan pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo. Terkait dengan hal tersebut maka guna menghindari adanya penyebaran virus corona yang semakin cepat dan maluas di lingkungan satuan pendidikan di Sukoharjo maka bupati menginstruksika beberapa hal.

Menetapkan langkah strategis untuk mengurangi mobilitas warga sekolah melalui penetapan hari libur. Apabila semula libur sekolah ditetapkan hanya selama 14 hari terhitung 16-29 Maret maka diperpanjang sampai 13 April. Selama libur sistem kegiatan belajar diselenggarakan melalui online.

Masa perpanjangan libur sekolah diharapkan Pemkab Sukoharjo bisa mencegah penyebaran virus corona. Dengan itu maka tidak ada lagi kerumunan massa siswa dan guru di sekolah.

“Libur sekolah untuk tingkatan PAUD, TK, SD, SMP dan SKB diperpanjang sampai 13 April dari semula 29 Maret,” ujarnya.

Bupati meminta pada siswa untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar di sekolah. Disisi lain guru juga wajib memantau perkembangan anak didiknya melalui pembelajaran online.

“Siswa harus belajar di rumah jangan main keluar. Sebab kebijakan ini untuk mencegah adanya aktifitas kerumunan massa di sekolah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” lanjutnya. (Mam)

BERITA TERKAIT