Mahasiswa UNS Tewas Usai KKN Dimakamkan

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kematian Aji Nur Rohman usai menjalani kuliah kerja nyata (KKN) UNS menorehkan duka mendalam bagi keluarga. Mereka tak menyangka kepergian putra sulung pasangan pasangan suami istri Sulistyanto – Saryati begitu tiba-tiba. Ayahanda mahasiswa semester akhir Fakultas Pertanian UNS itu tampak masih terguncang lantaran putra sulungnya tiada.

“Saya itu merantau di Bandung. Dapat telepon dari Pak Bayan, Aji meninggal dunia. Langsung pulang,” katanya ditemui di rumah duka di Dusun Ngasem RT.02/RW.08 Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo jelang jenaah dimakamkan, Selasa (26/02/2018) malam.

Sulistyanto mengaku terakhir bertemu putranya itu saat mengantar ke kampus UNS untuk melepas KKN. Saat itu Aji tak membawa banyak barang, hanya pakaian dan uang sekadarnya.

Selama sebulan KKN di Wakatobi, Sulawesi Tenggara itu ia memberi uang saku sebesar Rp 2 juta untuk berbagai keperluan. "Saya juga heran, kok enggak minta lagi. Apa cukup uang segitu di sana? Sebenarnya 'ngarep-arep' (berharap menantikan) Aji nelepon," katanya.

Terkait kematian putranya itu Sulistyanto mengaku tak firasat apapun, hanya saja ia sempat menyarankan kepada Aji untuk jangan jauh-jauh memilih lokasi KKN. “Kenapa jauh sekali, enggak dekat saja? Tapi Aji bilang dia pengin ke sana, tempat yang belum pernah dikunjungi,” katanya.

Sulistyanto mengungkapkan putranya itu memang gemar berpetualang, hobinya tersebut disalurkannya melalui organisasi pecinta alam kampus UNS. Aji meninggal dunia akibat kecelakaan air usai dirinya menjalani KKN di Wakatobi Sulawesi Tenggara, satu korban tewas lainnya mahasiswa Fakultas Teknik UNS bernama Fadlan Akhyar.

Jenazah Aji diterima perwakilan UNS dan pemerintah kabupaten Karanganyar di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada Selasa malam, kemudian langsung dibawa untuk proses pemakaman. Jenazah tak disemayamkan dulu, namun langsung disalatkan dan dikubur. (Lim)

BERITA REKOMENDASI