Mahasiswa Unwidha KKN di Domisili Masing-masing

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Dalam situasi Pandemi Covid 19, Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten tetap menerjunkan mahasiswanya untuk KKN. Namun demikian, KKN dilakukan di domisili masing-masing mahasiswa.

Rektor Unwidha Prof DR Triyono MPd dan Ketua KKN 2020 yang juga Ketua LPPM Unwidha, Arif Julianto, di sela pembekalan mahasiwa KKN Rabu (020/8/2020) mengemukakan, KKK tahun ini merupakan KKN khusus tema Covid, sehingga operasionalnya berbeda dengan KKN biasanya.

Menurut Arif Julianto, mahasiswa diberikan pembekalan selama dua hari di kampus, secara temu muka dengan mematuhi protokol kesehatan. Diikuti 348 mahasiswa yang terbagi dalam tiga ruang, sehingga tempat duduk tetap berjarak.

KKN tahun ini mengambil tema pemberdayaan masyarakat Klaten menghadapi pandemi Covid 19, untuk mencapai ketahanan masyarakat di era new normal. “Terkait dengan sektor pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Program 80 persen online, selama satu bulan penuh mahasiswa di lokasi domisili masing-masing,” kata Arif Julianto.

Lebih lanjut Arif Julianto menjelaskan, awalnya KKN akan dilakukan di 20 desa dalam dua wilayah kecamtana, namun ada kendala, akhirnya diputuskan mahasiswa tetap KKN tetapi di lokasi domisili masing-masing.

Panitia juga kerjasama dengan beberapa desa yang dekat dengan kampus Unwidha, seperti Jonggrangan, dan Ketandan. Hal ini dikarenakan ada mahasiswa yang berasal dari luar daerah. Nantinya mahasiswa luar daerah seperti dari Sumatra, Kalimatan, Papua dan lainya, akan KKN di desa-desa yang dekat dengan kampus Unwidha. Kegiatan KKN dimulai 7 September hingga 7 Oktober 2020.

“Untuk pemberdayaan ekonomi misalnya, mahasiswa bisa ngajari tetangganya bagaimana caranya jualan secara online. Intinya pengabdian masyarakat berbasis protokol kesehatan. Kalau ngajar di SD ya ngajar anak-anak SD di sekitar rumahnya. Selain itu, sudah ada 13 mahasiswa KKN ikut pogramnya Kemendikbud. Mereka di 8 kecamatan sudah start tanggal 17 Agustus yang juga dengan tema KKN Covid,” jelas Arif Julianto pula.

Agar KKN tidak menjadi klaster baru, maka pembekalan KKN secara online, ruangan dibagi menjadi tiga ruang dengan pengaturan tempat duduk berjarak, ditest suhu dengan thermo gun. Bagi mahasiswa yang akan konsultasi dengan dosen bisa dilakukan melalui WA grup atau zoom meeting. (Sit)

BERITA REKOMENDASI