Mas Narna Kembali Pimpin Dewan Kesenian Klaten

Editor: Ary B Prass

KLATEN, KRJOGJA.com – H Sunarna SE MHum (Mas Narna), kembali memimpin Dewan Kesenian Kabupaten Klaten. Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) Kabupaten Klaten pada rapat pleno ke-3 Sabtu (5/6/21) secara aklamasi mengukuhkan lagi anggota DPR RI yang juga suami Bupati Klaten Hj Sri Mulyani tersebut, sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian (Wankes) Klaten Periode 2021-2026. Sebelumnya, Mas Narna telah menjabat sebagai Ketum Wankes Klaten Periode 2017-2020.

Rapat pleno Musenda dipimpin Ketua Harian Wankes Klaten Periode 2017-2020, FX Setyawan DS, SH, MM, MH didampingi Ketua I Wankes Klaten Suwito Radyo, SKar dan Sekretaris Umum Wankes Klaten Drs Djoko Sardjono dan Kristian Apriyanto dari Sekretariat Wankes Klaten. Musenda Kabupaten Klaten dibuka oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten H Sri Nugroho, SIP, MM ditandai dengan pemukulan gong.

H Sunarna SE MHum usai dikukuhkan secara aklamasi sebagai Ketum Wankes Klaten periode 2021-2026. “Kebersamaan pengurus Wankes Klaten dan para seniman di Klaten telah mengantarkan Wankes Klaten sampai saat ini dengan berbagai kemajuan yang dicapai. Untuk itu ke depan, dukungan dan kebersamaan para seniman di Klaten harus terus dibangun agar seni budaya di Klaten semakin maju dan berkembang,” papar H Sunarna.

H Sunarna juga mengucapkan terimakasih kepada peserta Musenda Klaten yang telah memberikan kepercayaan kembali kepada dirinya untuk memimpin Wankes Klaten selama lima tahun ke depan.

Program yang akan dilakukan diantaranya,  para pengurus Wankes Klaten dan Wankes Kecamatan  mengadakan silaturahmi setiap tiga bulan sekali guna memikirkan kemajuan seni budaya secara bersama-sama.

Pada kesempatan tersebut, H Sunarna juga berkomitmen untuk melanjutkan program-program Wankes Klaten yang sudah dilakukan pada periode 2017-2020 diantaranya pembentukan Desa Ramah Budaya dan pembentukan Pamong Budaya di 401 desa/kelurahan di Klaten. Kemudian juga melaksanakan program Tri Karsa Budaya meliputi terwujudnya keluhuran, perkembangan dan kelestarian seni budaya di Kabupaten Klaten dengan moto Nguripke, Ngurupke dan Ngirabke seni budaya. (Sit)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI