Masih Ada Guru Berhonor Rp 250 Ribu Perbulan di Sukoharjo

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Honor Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Sekolah Dasar (SD) di Sukoharjo masih belum layak karena hanya dibayar sebesar Rp 250 ribu perbulan. GTT dan PTT mengadukan persoalan tersebut ke Komisi IV DPRD Sukoharjo.

Anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo Agus Sumantri, Senin (22/01/2018) mengatakan, ada puluhan GTT dan PTT yang mengadukan masalah honor. Masing masing kecamatan mengirimkan lima orang perwakilan untuk menyampaikan secara langsung aspirasi mereka ke wakil rakyat. Di Sukoharjo sendiri total ada 12 kecamatan sehingga total keseluruhan perwakilan yang mengadu sebanyak 60 orang.

Para GTT dan PTT mengajukan satu aspirasi sama berkaitan dengan minimnya honor yang diterima. Mereka hanya mendapat pembayaran sebesar Rp 250 ribu perbulan. Nilai tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Minimnya honor yang diterima membuat tingkat kesejahteraan GTT dan PTT belum terpenuhi, nilai honor yang diterima masih kalah dibanding Tenaga Harian Lepas (THL) sudah di atas Rp 1 juta perbulan.

“Keberadaan GTT dan PTT ini sangat penting baik bagi sekolah maupun pemerintah. Mereka mengeluhkan berkaitan dengan minimnya honor yang diterima hanya Rp 250 ribu perbulan,” ujar Agus Sumantri.

Komisi IV DPRD Sukoharjo menerima aspirasi dari para GTT dan PTT untuk kemudian disampaikan secara resmi ke Pemkab Sukoharjo. Hal itu penting mengingat para guru bekerja di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo.

“Mungkin untuk menambah honor GTT dan PTT bisa diambilkan dari APBD Sukoharjo atau provinsi dan pusat. Pada intinya kesejahteraan mereka harus ada dan bisa hidup layak,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, memang benar kondisi honor yang diterima oleh GTT dan PTT masih rendah. Nilainya bervariasi sekitar Rp 250 ribu – Rp 300 ribu perbulan.

Pemkab Sukoharjo sendiri sudah memberikan anggaaran sangat besar untuk pendidikan sekitar Rp 17 miliar. Termasuk diantaranya membantu peningkatan pembayaran honor GTT dan PTT.

“Anggaran pendidikan itu untuk seluruh kebutuhan pendidikan. Salah satu diantaranya termasuk untuk honor GTT dan PTT mulai dari tingkat PAUD, SD dan SMP,” ujar Darno.

Kebutuhan untuk membayar honor seluruh GTT dan PTT memang sangat besar. Karena itu dengan anggaran yang ada nilainya dibagi rata disesuaikan dengan kemampuan.

“Jumlah GTT dan PTT di Sukoharjo sangat besar dan memberatkan apabila selurunya mengandalkan APBD Sukoharjo,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI