Masih Dalam Pencetakan, Penerbitan KIA Tunggu Lelang Selesai

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Program pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) akan dijalankan sendiri oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo. Persiapan berupa lelang blangko cetak telah dilaksanakan dan tinggal menunggu hasilnya.

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita, Kamis (29/6/2017) mengatakan, pencetakan KIA sebelumnya dilakukan Dispendukcapil Sukoharjo menunggu kiriman blangko cetak dari pemerintah pusat. Namun seiring berjalannya waktu sejak 2016 lalu hingga 2017 ini belum ada kabar dari pusat. Karena dianggap terlalu lama dan masyarakat sudah banyak yang menanyakan maka Dispendukcapil Sukoharjo berinisiatif menjalankan program sendiri.

Meski begitu program tersebut dijalankan dengan tetap mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Dispendukcapil Sukoharjo kemudian melakukan langkah dengan lelang pengadaan blangko cetak KIA.

“Lelang blangko cetak KIA sudah dalam proses. Tinggal tunggu pemenenang saja dan kemudian dijalankan,” ujar Sriwati Anita.

Dispendukcapil Sukoharjo menargetkan pada pelaksanaan awal program KIA akan menyediakan sebanyak 5.000 keping. Jumlah tersebut dianggap memang jauh dari kebutuhan ideal. Meski begitu nantinya akan tetap dijalankan sambil melihat perkembangan.

Sebanyak 5.000 keping blangko cetak KIA tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk anak dengan usia 0-5 tahun. Kebijakan tersebut diambil sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat sekaligus percontohan.

“Untuk anak 6 tahun keatas nantinya tetap akan mendapkan KIA tapi itu setelah anak usia 0-5 tahun selesai semua,” lanjutnya.

Pelayanan KIA akan diberikan kepada anak 0-5 tahun saat orang tua mengurus akte kelahiran. Setelah akte kelahiran jadi maka penyerahannya akan dibarengkan dengan KIA.

“Begitu anak lahir maka orang tua harus mengurus akte kelahiran ke Dispendukcapil Sukoharjo. Saat itu petugas juga memproses pencetakan KIA dan penyerahannya dilakukan bersama,” lanjutnya.

Syarat pencetakan KIA selain orang tua mengajukan permohonana ke Dispendukcapil Sukoharjo, juga wajib memiliki akte kelahiran dan  Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam Kartu Keluarga (KK).

“Pencetakan KIA tetap dilaksanakan di kantor Dispendukcapil Sukoharjo. Di kelurahan, desa dan kecamatan tidak bisa karena tidak memiliki kewenangan dan alat cetak,” lanjutnya.(Mam)

BERITA REKOMENDASI