Masuk Puncak Hujan, Masyarakat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo meminta masyarakat mewaspadai perubahan cuaca ekstrem saat puncak musim penghujan dalam dua hingga tiga bulan kedepan. Disaat ini kerawanan bencana alam bisa muncul seperti banjir, angin kencang dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Senin (1/2/2021), mengatakan, BPBD Sukoharjo sudah menerima informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait perubahan cuaca ekstrem pada 1-2 Februari termasuk puncak musim hujan dalam rentang waktu dua hingga tiga bulan kedepan. Perubahan cuaca ekstrem tersebut dilihat dengan fenomena alam dimana terjadi peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir disertai dengan angin kencang.

Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah kejadian bencana alam di Sukoharjo seperti pohon tumbang akibat angin kencang seperti di wilayah Kecamatan Weru pada Minggu (31/1/2021) kemarin. Selain itu juga banjir dibeberapa wilayah sepekan terakhir seperti di wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Gatak akibat meluapnya Kali Bedodo.

“Sesusi informasi BMKG terjadi perubahan cuaca ekstrem pada 1-2 Februari. Selain itu juga kewaspadaan puncak penghujan dalam dua hingga tiga bulan kedepan. Artinya curah hujan akan mengalami peningkatan terhitung Februari, Maret dan April mendatang. Masyarakat kami minta waspada terhadap potensi bencana alam,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI