Masyarakat Dilarang Buang Bangkai Tikus di Jalan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mengingatkan masyarakat tentang larangan membuang bangkai tikus di jalan. Sebab tindakan tersebut rawan menjadi penyebab penyebaran penyakit. Pelaku pelanggaran bisa mendapatkan sanksi dari petugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (11/2) mengatakan, aturan tersebut sudah lama diterapkan di Sukoharjo. Sudah ada pedoman khusus yang mengatur mengenai larangan membuang bangkai hewan di jalan atau tempat di larang lainnya. Tidak hanya tikus namun juga bangkai hewan lainnya. Pelarangan diberlakukan mengingat cara tersebut rawan menjadi media penyebaran berbagai penyakit.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo sudah meminta kepada petugas medis termasuk di Puskesmas untuk membantu melakukan sosialisasi ke masyarakat. Termasuk juga memantau apabila masih menemukan pelanggaran di wilayahnya. Puskesmas memiliki peran penting memberikan penyadaran pada masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

“Dalam kondisi banyak serangan hama tikus maka dipastikan selalu ada bangkai tikus dibuang di jalan. Kami ingatkan kembali pada masyarakat agar tidak melakukannya mengingat bangkai tikus tersebut menjadi media penyebaran berbagai jenis penyakit, salah satunya leptospirosis,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo mencatat pada awal tahun 2020 sekarang sudah menemukan empat kasus leptospirosis. Kasus tersebut sudah mendapat penanganan medis dari pihak rumah sakit.

Yunia mengatakan, dengan kondisi perkembangan penyebaran penyakit seperti sekarang ini maka masyarakat diminta untuk tetap waspada. Sebab perilaku buruk seperti membuang bangkai tikus di jalan bisa menyebabkan orang lain celaka.

“Bagi yang membuang mungkin tidak masalah. Tapi bisa jadi merugikan orang lain dan menyebabkan sakit. Bangkai tikus tidak boleh dibuang di jalan tapi wajib dikubur dalam tanah agar tidak menyebarkan penyakit,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI