Masyarakat Diminta Persiapkan Diri Rekrutmen ASN

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masyarakat diminta waspada dan tidak mudah terpancing oknum yang menjanjikan bisa menerima sebagai calon aparatur sipil negara (ASN). Semua sistem dilakukan komputer dan menjadi kewenangan penuh pemerintah. Pemkab Sukoharjo sendiri masih menunggu pengumuman resmi dari pusat mengenai jadwal dan formasi lowongan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Senin (21/10/2019) mengatakan, rekrutmen calon ASN sudah dipastikan kembali digelar tahun ini. Namun kepastian pelaksanaan jadwal tes dan formasi masih menunggu kejelasan dari pemerintah . Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu informasi resmi pusat.

"Jadwal ditunggu dulu masyarakat kami minta sabar dan yang jelas harus waspada jangan terpancing oknum yang menjanjikan bisa menerima calon ASN. Semua kewenangan pusat dan tes digelar dengan sistem komputer," ujarnya.

Agus mengatakan, ada kemungkinan waktu pelaksanaan rekrutmen calon ASN dilakukan tidak lama lagi. Informasi di luar diketahui jadwal kegiatan diperkirakan akhir bulan Oktober ini. Namun bila molor bisa diundur awal November nanti. Jadwal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Nanti ada informasi resmi diberikan pemerintah pusat ke daerah. Selanjutnya Pemkab Sukoharjo akan menginformasikannya ke masyarakat," lanjutnya.

Pada pelaksanaan rekrutmen calon ASN nanti Pemkab Sukoharjo meminta kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri. Salah satunya berkaitan dengan kelengkapan syarat yang wajib dikumpulkan peserta. Apabila ada kekurangan maka bisa menjadi hambatan calon peserta dalam mengikuti tes.

Sebelumnya Pemkab Sukoharjo sudah mengajukam kuota ke pemerintah pusat terkait kegiatan rekrutmen CASN tahun 2019 sebanyak 451 formasi. Kuota tersebut kemungkinan besar diterima pemerintah pusat.

“Kami baru menerima kuota rekrutmen CASN tahun 2019 sebanyak 451 formasi. Mengenai pelaksanaan dan tahapan lain kami masih menunggu teknis dari pemerintah pusat,” lanjutnya.

Sebanyak 451 formasi sesuai kuota yang diberikan dari pemerintah pusat sudah dialokasikan berdasarkan kebutuhan. Rinciannya, 70 persen atau sebanyak 315 formasi untuk posisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sedangkan 30 persen sisanya atau 136 untuk mengisi formasi kuota umum CASN. “Kedepan Pemkab Sukoharjo juga wajib menyiapkan kebutuhan anggaran khususnya pemenuhan terhadap gaji bagi CASN yang diterima,” lanjutnya.

Pada pelaksanaan rekrutmen CASN nanti dilakukan secara transparan karena seleksi digelar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem tersebut sudah diterapkan pada rekrutmen CASN sebelumnya. Penggunaan komputerisasi sangat membantu karena secara teknis peserta rekrutmen CASN akan bisa langsung mengetahui hasil ujian. Selain itu juga mencegah terjadinya praktek pelanggaran atau kecurangan rekrutmen.

“Dalam hal ini penyelenggara rekrutmen CASN langsung ditangani pemerintah pusat dengan menerapkan kembali sistem CAT. Pemkab Sukoharjo hanya sebagai fasilitator saja,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI