Masyarakat Diminta Waspada Angin Kencang

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masyarakat diminta mewaspadai angin kencang yang melanda Sukoharjo dalam beberapa hari terakhir. Kerawanan tidak hanya menyebabkan rumah roboh namun juga bangunan lain termasuk papan reklame dan pohon akibat peralihan cuaca dari kemarau ke penghujan.

Wakil Komandan SAR Sukoharjo Muclis, Minggu (9/9) mengatakan, fenomena angin kencang dan awan mendung dalam beberapa hari terakhir patut diwaspadai masyarakat. Sebab tanda alam tersebut kemungkinan menjadi penanda peralihan cuaca dari musim kemarau ke penghujan. 

Disetiap kali peralihan cuaca dijelaskan Muclis selalu ditandai fenomena alam berupa angin kencang. Baik disaat peralihan musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya. Kondisi alam tersebut membuat masyatakat harus waspada karena datangnya angin kencang sulit diprediksi.

SAR Sukoharjo memantau terjadinya angin kencang dalam beberapa hari hampir merata disemua wilayah. Namun dampak dari kejadian tersebut paling parah terjadi di  Desa Gentan, Kecamatan Bulu karena mengakibatkan satu rumah warga roboh rata dengan tanah.

"Perubahan cuaca memang sulit diprediksi dimana awalnya datangnya hujan diperkirakan Oktober namun dalam beberapa hari kemarin di Sukoharjo sudah ada awan mendung dan sedikit gerimis kecil sesuai informasi warga. Itu ditandai sebagai fenomena alam perubahan cuaca dan disaat ini kemungkinan akan muncul angin kencang yang rawan membahayakan. Jadi masyarakat kami minta waspada," ujar Muclis.

Muclis menjelaskan, ancaman angin kencang tidak hanya terjadi pada rumah tinggal warga namun juga bangunan lain seperti perkantoran, tempat usaha sampai papan reklame. Apabila tidak kuat menahan saat ada angin kencang maka bangunan tersebut juga rawan roboh.

"Perhatikan juga keberadaan pohon besar karena bisa saja ambruk saat angin kencang menerjang. Lakukan pemangkasan sebagian ranting dan dahan untuk mengurangi potensi ancaman bahaya," lanjutnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan, memang kondisi di Sukoharjo dalam beberapa hari terakhir terlihat awan mendung disejumlah wilayah. Meski demikian belum ada laporan masuk hujan sudah turun. Petugas hanya mendapatkan laporan masuk satu rumah roboh di Desa Gentan, Kecamatan Bulu akibat angin kencang. Pemilik rumah sudah mendapatkan bantuan dari Pemkab Sukoharjo.

"Bisa saja awan mendung dan angin kencang dalam beberapa hari merupakan tanda alam terjadinya perubahan cuaca dari kemarau ke penghujan. Tapi sampai sekarang belum ada laporan hujan turun di Sukoharjo," ujarnya.

Meski belum hujan namun BPBD Sukoharjo tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya yang disebabkan alam. Sebab sudah ada kejadian dampak dari angin kencang menyebabkan rumah roboh. "Khusus untuk kewaspadaan angin kencang kami sudah berkomunikasi dengan sejumlah intansi untuk bergerak bersama. Salah satunya berkaitan dengan pengamanan rencana memangkas sejumlah ranting dan dahan pohon yang dianggap membahayakan," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI