Memberatkan, Buruh Sukoharjo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Buruh di Sukoharjo menolak keras kebijakan pemerintah pusat terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan tersebut justru akan semakin menambah beban buruh ditengah pandemi virus corona. Sebab banyak buruh terdampak kondisi sekarang setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan dan mengalami penurunan pendapatan sehingga menurunkan kesejahteraan keluarga.

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo Sukarno, Selasa (19/5/2020) mengatakan, FPB Sukoharjo sudah menerima banyak keluhan dari buruh di Sukoharjo terkait rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Penolakan dilakukan setelah ada kebijakan baru dari pemerintah pusat. Kenaikan tersebut sangat memberatkan dan tidak tepat diterapkan sekarang ditengah pandemi virus corona.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dikatakan Sukarno tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

BERITA REKOMENDASI