Menangkan Pilkades Sumberejo, Tri Raharjo Sujud Syukur

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Suasana pemilihan kepala desa di Sumberejo, Klaten Selatan, Klaten sempat memanas. Saat penghitungan suara kotak pertama, seluruh pintu masuk ke dalam gedung tempat Pilkades dilaksanakan terpaksa diblokade dengan meja, agar warga tidak bisa merangsek masuk ke dalam gedung.

Namun demikian, akhirnya Pilkades Sumberejo berjalan aman, dimenangkan oleh petahana, Drs H Tri Raharjo MPd, dengan nomor urut 1, memperoleh 1.071 suara. Sedangkan lawanya, Agung Sutrisno dengan nomor urut 2, mendapatkan 974 suara.

Usai penghitungan surat suara terakhir, Tri Raharjo langsung dipeluk erat oleh istrinya, lalu keduanya melakukan sujud syukur. Selama penghitungan suara, keduanya nampak terus berdzikir, dan Ny Tri Raharjo menjelang akhir penghitungan suara sempat menangis, terharu memenangkan perhelatan demokrasi tersebut.

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahap III di Kabupaten Klaten yang digelar serentak di 77 desa, Rabu, (9/18) relatif berjalan aman dan lancar. Tingkat kehadiran warga untuk memberikan hak pilihnya juga cukup baik. Demikian dikatakan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat melakukan monitoring Pilkades di Desa Ceporan.

Dalam monitoring tersebut Bupati bersama Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SIKom, Dandim 0723 Klaten Letkol Kavaleri Minarso dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan jajaran pejabat Pemkab Klaten.

Dandim 0723 Klaten Letkol Kavaleri Minarso menyatakan, secara umum Pilkades tahap III berjalan relatif aman. Kasus di Desa Cawan, Kecamatan Jatinom yang diduga ada calon kades yang mendatangkan massa dari luar desa sudah bisa ditangani dengan baik sehingga Pilkades berjalan tertib.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Dari pemantauan di desa-desa yang menggelar Pilkades, semua berjalan kondusif dan tidak ditemukan adanya permasalahan yang signifikan.

Sedangkan Asisten I Sekda Klaten dr Rony Roekmito, MKes menambahkan, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani beserta unsur Forkompinda dan Kepala OPD terkait melakukan monitoring di tujuh desa. Masing-masing Desa Cawan dan Desa Gedaren Kecamatan Jatinom, Desa Banaran Kecamatan Delanggu, Desa Jambukulon Kecamatan Ceper, Desa Mlese Kecamatan Cawas, Desa Tegalrejo Kecamatan Bayat dan Desa Ceporan Kecamatan Gantiwarno. (Sit)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI