Mengaku Polisi, Dua Residivis Dikecrek Lagi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dua orang residivis pelaku pencurian ditangkap Polres Sukoharjo, KAT (39) warga Desa Celep, Kecamatan Nguter dan MUS (26) warga Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto. Saat beraksi melakukan kejahatan keduanya mengaku sebagai anggota Polri.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (13/5) mengatakan, pelaku KAT dan MUS merupakan seorang residivis yang baru saja bebas dari penjara pada Desember 2019 dan Januari 2020 lalu. Selain dua pelaku, masih ada satu pelaku lagi dalam pengejaran petugas dan ditetapkan statusnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Aksi kejahatan pelaku dilakukan pada 29 April sekitar pukul 13.00 WIB di jembatan Dam Colo, Kecamatan Nguter. Tiga orang pelaku menghampiri korban Agustinus Dwi Prasetyo saat sedang duduk. Ketiganya menggunakan sepeda motor kemudian mengaku sebagai anggota polri.

Pelaku saat menjalankan aksinya menuduh korban sedang transaksi narkoba. Korban kemudian ketakutan dan menurut permintaan pelaku dengan menyerahkan handphone dan passwordnya. Pelaku sengaja meminta handphone korban dengan alasan akan diperiksa.

Setelah handphone dikuasai pelaku kemudian pergi meninggalkan korban seorang diri. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Polres Sukoharjo setelah menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya mengarah ke tiga pelaku dan polisi langsung melakukan penangkapan. Usai ditangkap dan dilakukan pemeriksaan diketahui pelaku sudah melakukan aksi kejahatannya di delapan lokasi.

“Kejahatan yang dilakukan pelaku berupa curanmor, perampasan handphone, jambret, penipuan kendaraan bermotor. Total ada delapan aksi kejahatan pelaku,” ujarnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari pelaku berupa dua unit handphone, satu doosbook dan satu unit sepeda motor. Pelaku dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara sembilan tahun. (Mam)

BERITA REKOMENDASI