Meninggalnya Drs Lasa Tak Terkait Kasus SMPN 1 Karangdowo

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Dr Wardani M.Pd menegaskan, meninggalnya Drs Lasa MM tidak ada kaitanya dengan kasus Covid 19 di SMPN 1 Karandowo.

“Kalau ada pernyataan diduga terpapar dari SMPN 1 Karangdowo, itu tidak benar, karena hasil swab semua guru negatif. Tidak ada kontak antara guru dan Pak Lasa,” kata Dr Wardani.

Lebih lanjut Dr Wardani menjelaskan, Drs Lasa seorang pegawai yang disiplin, selalu tepat waktu hadir maupun pulang. Ia selalu berusaha bekerja dengan sportif sesuai jam kerja. Sebelum meninggal akibat Covid 19, Drs Lasa terakhir masuk pada Jumat 16 Oktober.

Sehubungan hal itu, Dr Wardani sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan. Menurut rencana akan segera dilakukan tracing pada beberapa orang yang kontak erat dengan Drs Lasa. “Mohon doanya, semoga aman semua,” kata dr Wardani.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten, Drs M Lasa MM, meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat akibat terpapar Covid 19. Almarhum meninggal pada Jumat (23/10) sore dan langsung dimakamkan dengan protokol Covid 19.

Tim Ahli Satgas Penangnan Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Rony Roekmito M.Kes, Sabtu (24/10) mengemukakan, sudah mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan pada Jumat malam. Dari laporan tersebut, dikatakan bahwa pada Jumat pekan lalu Drs Lasa MM masih melakukan rapat untuk membahas kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Saat itu Drs Lasa dalam keadaan sehat dan bugar.(Sit)

BERITA REKOMENDASI