Milenial Punya Peran Penting Tangkal Hoax

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Generasi milenial memiliki peran sangat penting menjaga kondusifitas daerah dengan menjadi motor utama menangkap hoax dan mencegah aksi provokasi hingga memicu kerusuhan. Tidak kalah penting anak muda juga menjadi benteng kuat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Hal tersebut terungkap dalam acara sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema refleksi nyata ideologi Pancasila bagi generasi milenial sebagai benteng NKRI. Kegiatan digelar di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Kamis (12/12/2019). 

Kabag Pemerintah Desa (Pemdes) Pemkab Sukoharjo saat membacakan sambutan Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan motivasi dan daya dorong yang besar kepada milenial agar bisa menjadi generasi tangguh dan berkualitas dan siap menerima estafet kepemimpinan dari pemimpin saat ini guna membangun generasi lebih maju dan sejahtera.

Sosialisasi wawasan kebangsaan digelar bertujuan untuk mengoptimalkan peran generasi muda dalam pembangunan, generasi seperti inilah yang diharapkan mampu memimpin bangsa dan negara kearah lebih baik. 

“Generasi muda atau milenial memiliki peran sangat besar. Pemkab Sukoharjo sadar akan hal itu dan mereka diharapkan menjadi benteng kuat menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya. 

Ketua TP PKK Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, genarsi milenial diharakan bisa menggunakan waktu dengan baik. Salah satunya seperti menuntut ilmu dan senantiasa menjaga pergaulan agar tidak salah sasaran. 

“Sudah saatnya para generasi milenial menjadi penggagas dan pemikir bagi kemajuan khususnya Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya. 

Para generasi muda dalam kehidupan juga harus selektif dimana era globalisasi berdampak pada derasnya arus informasi. Milenial harus bisa menyaring kabar mana yang benar dan hoax atau menyesatkan. 

Keberadaan informasi tersebut penting mengingat dalam perkembangan sekarang sering menjadi sumber penyebab kerusuhan. Milenal memiliki peran penting menjadi benteng kuat menolak keberadaan hoax. 

“Generasi milenial harus mempunyai jiwa yang kokoh dalam mewaspadai berbagai informasi, pengetahuan dan konten yang dapat mengubah pola pikir, mental, kepribadian dan moral,” lanjutnya.(Mam) 

BERITA REKOMENDASI