Mohon Doa Restu, Ida Hartono Silaturahmi ke Ponpes Al-Manshur dan Al-Barokah

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Bakal calon (balon) bupati Klaten dari PDIP, yang merupakan Direktur Kiat Motor, Ida Hartono SE, silaturahim ke dua pondok pesantren yang ada di Kabupaten Klaten, Jumat (7/2/2020). Kedatangannya putra pertama H Sukiyat, inisiator Kiat Esemka dan AMMDes tersebut, untuk mohon doa restu serta ingin melihat langsung perkembangan pondok pesantren.

Kunjungan pertama yakni ke Pondok Pesantren Al-Manshur di Dukuh Popongan, Desa Tegalgondo, Kecamatan Wonosari. Bersama rombongan, Ida Hartono diterima pengasuh pondok, KH. Nashrun Minallah. Dalam pertemuan itu KH. Nashrun bercerita banyak tentang perkembangan pondok pesantren yang dikelolanya.

Pondok ini memiliki santri dari berbagai daerah. Selain dari Klaten, juga dari Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali dan berbagai daerah lainya. Para santri harus mematuhi aturan yang diterapkan Ponpes. Antara lain, selama mondok mereka dilarang membawa telepon genggam, agar lebih fokus belajar. KH Nashrun Minallah memberikan nasehat pada Ida Hartono, serta memanjatkan doa agar Allah mengabulkan apa yang dicita-citakan oleh Direktur Kiat Motor tesbeut.

Ida Hartono mengaku senang dan bersyukur bisa bertemu langsung pengasuh Pondok Pesantren Al-Manshur. Ida juga berterimakasih atas sambutan yang diberikan kepadanya. Setelah banyak berbincang-bincang, kemudian Ida Hartono bersama rombongan berpamitan. “Alhamdulillah senang bisa bersilaturahmi ke sini,” ujarnya.

Selanjutnya Ida Hartono bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Barokah di Desa Gunting, Kecamatan Wonosari. Kedatangan Ida Hartono diterima langsung pengasuh pondok pesantren, KH. Muhammad Adnan Mualif.

Suasana akrab dan hangat. Setelah banyak berbincang-bincang, kemudian Ida Hartono diajak KH. Muhammad Adnan Mualif untuk berkeliling melihat-lihat pondok pesantren. Ida Hartono mengaku senang bisa melihat suasana lingkungan pondok pesantren yang berhubungan dengan pengembangan potensi. Antara lain budidaya ikan dan pertanian.

Ida menjadikan kunjungan ke pondok pesantren sebaagi salah satu prioritas. Ponpes bukan hanya mencetak sumberdaya manusia yang berakhlak mulia, tetapi juga pencetak SDM unggul, tempat menuntut ilmu agama, pemberdayaan santri dan juga warga sekitar.

“Banyak kolam ikan hias. Semua tertata rapi. Bagus untuk pemberdayaan dan pengembangan potensi. Sangat bersyukur bisa berkeliling pondok pesantren ini,” ujarnya.

Setelah berbincang-bincang dan berkeliling pondok pesantren, Ida Hartono bersama rombongan memanfaatkan waktu kunjunganya sekaligus melaksanakan sholat Jumat di masjid yang ada di dalam Pondok Pesantren Al-Barokah. Usai sholat Jumat, Ida Hartono diajak KH. Muhammad Adnan Mualif bertemu para santri.

“Saya merasa bahagia karena disambut para santri penuh hangat. Ini jadi penyemangat saya. Silaturahmi ini akan terus kita jaga dengan baik,” imbuhnya.(Lia)

BERITA REKOMENDASI