MUI Klaten Gelar Kuliah Umum Bersama Pakar Hukum UI

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Komisi Pemberdayaan Perempuan Remaja dan Keluarga, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Klaten menggelar kuliah umum, bersama pakar hukum dari Universitas Indonesia, Neng Djubaedah, SH. MH. Ph.D.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendapa Pemkab Klaten Sabtu (12/10), dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Acara ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo.

Ketua Komisi PPRK MUI Klaten H Basuno SH, yang juga moderator dalam acara tersebut mengemukakan, kegiatan diselenggarakan untuk memberikan pencerahan hukum kepada masyarakat. Tema yang diangkat adalah “Persetubuhan diluar nikah dan akibat hukumnya bagi keluarga dan masyarakat”.

Lebih lanjut Basuno menjelaskan, kuliah umum tersebut sekaligus menanggapi desertasi Abdul Azis dari UIN Sunan Kalijaga tentang zina halal, yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat beberapa waktu lalu.

Diharapkan acara itu nanti akan berkelanjutan, untuk memberikan pencerahan terkait aturan hukum, khususnya tentang perzinaan tersebut. “Untuk sekali pertemuan dirasa masih sangat kurang, jadi perlu ada kelanjutan, sehingga masyarakat nanti paham bagaimana hukum perzinaan. Maka yang hadir di sini dari kalangan ibu-ibu dan juga bapak-bapak dari berbagai elemen masyarakat di Klaten. Perlu dicatat juga, yang hadir bukan hanya kaum muslim saja, karena ada juga saudara kita non muslim yang ikut hadir dalam acara ini,” kata H Basuno.

Neng Djubaedah mengemukakan, cukup memprihatinkan, sekarang ini sering terjadi perkawinan diluar nikah. Bahkan sampai pada hubungan inses, yang menyebabkan seorang perempuan harus melahirkan anak dari hubungan dengan ayahnya sendiri.

“Kita harus perhatikan anak-anak kita dan juga lingkungan kita. Perlu diberikan keteladan yang baik, sehingga mereka tidak melakukan perkawinan diluar nikah,” kata Neng Djubaedah.(Sit)

 

 

BERITA REKOMENDASI