Musim Hujan Datang, DKK Sukoharjo Waspadai Sejumlah Penyakit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mewaspadai sejumlah penyakit yang rentan diderita masyarakat selama musim hujan. Penyakit tersebut seperti demam berdarah dengue (DBD), diare, flu, tipes hingga leptospirosis.

Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (15/1/2020) mengatakan, kondisi cuaca sekarang sudah masuk musim hujan dan memang rentan muncul sejumlah penyakit yang rawan diderita masyarakat. Penyakit tersebut muncul karena berbagai faktor seperti virus, penurunan daya tahan tubuh atau media perantara hewan.

Pada musim hujan seperti sekarang DKK Sukoharjo mewaspadai penyakit seperti DBD, diare, flu, tipes dan leptospirosis. Penyakit tersebut bisa sangat berbahaya bagi penderita hingga menyebabkan kematian apabila tidak segera tertolong atau ditangani medis.

DKK Sukoharjo sudah meminta kepada semua petugas baik di rumah sakit maupun puskesmas untuk bersiap. Sebab dikhawatirkan terjadi lonjakan penderita dalam jumlah banyak saat musim hujan seperti sekarang. Pelayanan disiagakan hingga malam hari dengan tetap membuka rawat inap baik di rumah sakit maupun puskesmas.

“Jumlah kasus atau penderita terhadap penyakit tersebut masih normal. Artinya ada yang sakit namun sudah ditangani petugas dan tidak sampai terjadi lonjakan,” ujarnya.

Penderita penyakit yang sudah terpantau ditingkat puskesmas didominasi flu. Penderita tersebut terserang flu karena mengalami penurunan daya tahan tubuh. Cuaca dikatakan Yunia menjadi faktor utama terjangkitnya warga terhadap penyakit tersebut.

“Ada juga yang sakit demam tapi belum mengarah ke DBD karena masih dalam tahap observasi. Untuk leptospirosis belum ada temuan,” lanjutnya.

Pada awal tahun 2020 ini DKK Sukoharjo sudah memperbanyak kegiatan pemantauan lapangan. Petugas diterjunkan untuk melihat kondisi warga dan lingkungan sekitar. Salah satu sasarannya yakni memantau jentik nyamuk di masing masing rumah dan sekolah.

Gerakan sadar lingkungan dengan terus menjaga pola hidup bersih dan sehat selalu digelorakan DKK Sukoharjo. Petugas juga melibatkan pengurus RT/RW, PKK dan kader di masing masing desa dan kelurahan untuk membantu melakukan pemantauan.

“Kosentrasi saat musim hujan memang DBD. Kenapa demikian karena memang rawan terjadi lonjakan penderita. Jadi sejak dini masyarakat diajak hidup bersih dan sehat dengan menjaga lingkungan seperti membasmi jentik agar tidak berkembang menjadi nyamuk dan menularkan penyakit,” lanjutnya.(Mam)

BERITA REKOMENDASI