Naik 11,88 Persen, Pajak Sukoharjo Berhasil Lampaui Target

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo berhasil melampaui target pendapatan yang telah ditetapkan bersumber dari sektor pajak. Total nilai didapat daerah sebesar Rp 239,292 miliar atau naik 11,88 persen dari target Rp 213,869 miliar. Keberhasilan tersebut melegakan dan diharapkan bisa terus meningkat pada tahun berikutnya. 

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo RM Suseno Wijayanto, Kamis (12/12/2019) mengatakan, data terakhir hingga November lalu menunjukan keberhasilan dalam merealisasikan pendapatan daerah dari sektor pajak. Nilai yang didapat sebesar Rp 239,292 miliar atau naik 11,88 persen dari target Rp 213,869 miliar. Pendapatan daerah dimungkinkan masih terus mengalami peningkatan selama Desember ini. 

Pemkab Sukoharjo dalam mendapatkan pendapatan daerah mengandalkan sejumlah sumber pajak. Masing masing sumber pajak memberikan nilai kontribusi berbeda bagi daerah. Nilai tersebut dimungkinkan terus mengalami peningkatan setiap tahun. 

Sumber pajak tersebut seperti Pajak Hotel dari target Rp 6,329 miliar mampu terealisasi sebesar Rp 8,063 miliar atau naik 27,4 persen, Pajak Restoran target Rp 14,214 miliar terealisasi Rp 18,009 miliar atau naik 3,83 persen, Pajak Reklame target Rp 4,189 miliar terealisasi Rp 5,487 miliar atau naik 31,25 persen, PPJU target Rp 74,60 miliar terealisasi Rp 78,681 miliar atau naik 6,24 persen, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dari target Rp 1,42 miliar terealisasi 898,3 juta atau masih minus 13,81 persen. 

Pajak Parkir target Rp 1,615 miliar terealisasi Rp 1,930 miliar atau naik 19,45 persen, Pajak Air Bawah Tanah target Rp 3,9 miliar terealisasi Rp 3,882 miliar atau minus 1,17 persen, PBB dari target sebesar Rp 35,598 miliar terealisasi Rp 36,319 miliar atau naik 2,92 persen, BPHTB target Rp 66,865 miliar terealisasi Rp 79,746 miliar atau naik 19,26 persen. 

“Realisasi pendapatan daerah bersumber dari pajak mampu melampaui target yang ditetapkan. Hingga November lalu sebesar Rp 239,292 miliar atau naik 11,88 persen dari target Rp 213,869 miliar,” ujarnya. 

Suseno menjelaskan, dari data diketahui ada dua sumber pajak yang belum mampu memenuhi target. Keduanya yakni Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan serta Pajak Air Bawah Tanah. Kedua jenis sumber pajak tersebut diharapkan mampu memenuhi target mengingat masih ada waktu selama bulan Desember. 

“Selama Desember kami harap masih ada kenaikan pendapatan daerah bersumber pajak. Termasuk realisasi dua jenis pajak yang belum memenuhi target bisa lebih tinggi dan berhasil memenuhi target,” lanjutnya. 

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, mengapresiasi BKD Sukoharjo karena berhasil memenuhi target pendapatan daerah yang telah ditetapkan. Besarnya pendapatan daerah yang didapat diharapkan akan semakin meningkatkan pembangunan dan kemajuan masyarakat. 

“Sektor pajak memberikan kontribusi besar bagi pendapatan daerah Sukoharjo,” ujarnya. (Mam) 

BERITA REKOMENDASI