Observatorium Ponpes Assalam Kartasura Amati Gerhana Matahari

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Fenomena alam gerhana matahari cincin dipantau langsung oleh Observatorium Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam, Pabelan, Kartasura, Kamis (26/12). Pengurus pondok pesantren menyiapkan peralatan berupa 17 unit teleskop dan 50 buat kacamata khusus bagi masyarakat dan santri yang akan melihat. 

Kepala Pusat Astronomi Pondok Pesantren Asssalam, Pabelan, Kartasura, Sugeng Riyadi mengatakan, kondisi cuaca saat dilakukan pengamatan gerhana matahari di wilayah Sukoharjo sedang mendung tipis. Meski demikian hal tersebut bukan menjadi halangan. Mendung justru dianggap membantu dalam mengamati peristiwa fenomena alam.

Observatorium Pondok Pesantren Assalam, Pabelan, Kartasura selalu melakukan pengamatan setiap kali ada peristiwa fenomena alam seperti gerhana matahari, gerhana bulan dan lainnya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelajaran khususnya pada santri dan pengenalam alam semesta pada masyarakat.

Pengamatan gerhana matahari dilakukan Observatorium Pondok Pesantren Assalam, Pabelan, Kartasura dengan melengkapi diri menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Alat tersebut seperti, 17 unit teleskop dan 50 buat kacamata khusus.

Sugeng menjelaskan, di Jawa hanya mengalami gerhana matahari parsial atau sebagian. Fase puncaknya terjadi pukul 12.49 WIB permukaan matahari yang tertutup bulan hanya sekitar 74 persen. 
Fenomena alam berupa gerhana matahari cincin hanya dapat diamati di sejumlah daerah di Indonesia sepeti Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Sedangkan daerah lain hanya akan mengalami gerhana matahari parsial termasuk Jawa. (Mam)

BERITA REKOMENDASI