Operasi Miras Satpol PP Sukoharjo Diduga Bocor, Hasil Sitaan Minim

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo melakukan operasi dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Mojolaban, Polokarto dan Grogol. Diduga kegiatan tersebut telah bocor dan diketahui pengrajin dan penjual miras. Hasilnya petugas hanya mendapati sebanyak 60 botol miras. Para pemilik miras kemudian melakukan penyitaan dan pembinaan pada pelaku.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Jumat (24/7/2020) mengatakan, operasi miras dilakukan Satpol PP Sukoharjo dengan menyisir sejumlah wilayah di Kecamatan Mojolaban, Polokarto dan Grogol, Kamis (23/7/2020) malam. Petugas datang melakukan pemeriksaan di rumah pengarajin miras dan beberapa toko atau warung dan rumah yang diduga menjadi pusat produksi dan penyimpanan miras.

Tiga kecamatan sengaja dijadikan sasaran operasi mengingat banyaknya keluhan laporan masyarakat terkait peredaran miras. Selain itu juga karena di Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto menjadi sentra produksi alkohol.

“Diduga agenda operasi miras ini bocor dan hasil yang didapat tidak maksimal. Sebab Satpol PP Sukoharjo hanya mengamankan 60 botol miras saja, padahal pada operasi sebelumnya sangat banyak,” ujarnya.

Sebanyak 60 botol miras tersebut didapati Satpol PP Sukoharjo di rumah dan toko milik tiga orang pelaku. Ketiganya kemudian mendapat pembinaan dan peringatan keras dari petugas atas pelanggaran yang dilakukan. Sedangkan miras yang didapat disita sebagai barang bukti.

BERITA REKOMENDASI