Operasi Zebra Candi Polres Sukoharjo Sasar Wilayah Perbatasan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Wilayah perbatasan dan menjadi pintu keluar masuk kendaraan dari luar daerah seperti di Kecamatan Kartasura dan Kecamatan Nguter jadi sasaran prioritas lokasi pelaksanaan kegiatan Operasi Zebra Candi 2019 Polres Sukoharjo. Petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap semua jenis kendaraan bermotor mulai dari sepeda motor, angkutan umum hingga truk pengangkut barang. Penindakan berupa pemberian sanksi akan diberikan pada pelaku pelanggaran lalu lintas termasuk ancaman gangguan keamanan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (23/10/2019) mengatakan, apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2019 sudah digelar di halaman Mapolres Sukoharjo. Pada kesempatan tersebut Kapolres melakukan pengecekan secara langsung kesiapan petugas yang terlibat dalam kegiatan sekaligus melihat kondisi peralatan. Petugas dilihat tidak hanya secara fisik saja namun juga perilaku dengan melihat karakter petugas tidak boleh terpancing emosi dan menunjukan perilaku kasar pada masyarakat. Kapolres meminta kepada semua petugas untuk menunjukan sikap ramah, sopan dan santun meski nanti dalam bertugas menemukan perilaku masyarakat kurang menyenangkan akibat perbuatan pelanggaran yang dilakukan.

Ada sekitar seratusan orang petugas gabungan terlibat dalam Operasi Zebra Candi 2019. Untuk Polres Sukoharjo menurunkan sebanyak 72 orang personel. Selain itu masih ada tambahan anggota dari Kodim 0726 dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo. Masing masing petugas dari satuan berbeda melaksanakan tugas secara bersama mengambil tempat dan jam secara acak.

Polres dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2019 mengambil lokasi sasaran prioritas di wilayah perbatasan di Kecamatan Kartasura dan Nguter. Kapolres menjelaskan seperti di wilayah Kecamatan Kartasura menjadi poros pintu keluar masuk kendaraan dari luar daerah seperti Yogyakarta dan Jawa Timur. Kendaraan bermotor yang masuk sangat banyak sehingga perlu dilakukan pengawasan secara ketat.

"Artinya tidak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK saja. Namun petugas juga harus jeli terhadap kondisi kendaraan berbahaya tidak, barang bawaan berbahaya tidak. Kalau menemukan pelanggaran maka petugas di lapangan bisa menangani sesuai aturan berlaku," ujarnya.

Kartasura juga jadi prioritas kegiatan Operasi Zebra Candi 2019 Polres Sukoharjo karena keberadaan pintu tol. Sebab keberadaan jalur tol menjadi pintu keluar masuk kendaraan dari luar daerah.

"Hal sama juga kami berlakukan di wilayah Kecamatan Nguter karena jadi pintu keluar masuk kendaraan luar daerah seperti dari Wonogiri dan Jawa Timur. Termasuk juga banyak pabrik dimana disana ada ribuan karyawan harus tertib lalu lintas. Jangan karena alasan asal dekat tempat kerja lantas tidak memakai helm saat naik sepeda motor atau melawan arus. Pelanggaran semacam ini jelas akan kami tindak," lanjutnya.

Kapolres berharap Operasi Zebra Candi 2019 yang akan digelar selama 14 hari kedepan sangat bermanfaat dalam menyadarkan dan menertibkan masyarakat berlalulintas. Sebab hal itu sangat penting demi keselamatan masyarakat sendiri. 

"Kelancaran lalu lintas kendaraan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Jangan sampai terputus hanya karena menyepelekan tidak menggunakan helm hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," lanjutnya.

Polres Sukoharjo dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2019 akan menyasar sejumlah bentuk pelanggaran seperti tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman pada pengendara mobil, melawan arus lalu lintas, mabuk saat berkendara kendaraan bermotor, pengendara di bawah umur, menggunakan handphone saat berkendara.

"Sejak hari pertama hingga terakhir nanti Polres Sukoharjo berharap angka pelanggaran rendah. Itu artinya tingkat kesadaran masyarakat menaati aturan lalu lintas tinggi," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI