Padi Rusak Diserang Tikus, Petani Sukoharjo Menjerit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah petani dibeberapa wilayah di Sukoharjo mulai melakukan panen padi. Namun hasil yang didapat pada musim tanam kali ini tidak sesuai harapan karena mengalami kerusakan diserang hama tikus. Akibat dari kejadian tersebut kerugian yang ditanggung tidak sedikit. 

Salah satu petani asal Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura Suryanto, Selasa (12/3/2019) mengatakan, sudah melakukan panen padi beberapa hari lalu dan hasilnya mengecewakan. Sebab banyak kerusakan akibat serangan hama tikus. Kerusakan sudah terlihat sejak jauh hari sebelum panen. Tikus menyerang tidak hanya pada bagian bulir padi saja namun juga batang. 

Petani sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kerusakan tanaman padi. Salah satunya dengan memperbanyak kegiatan gropyokan tikus. Namun hasilnya tetap tidak terlalu berpengaruh banyak. Sebab serangan hama tikus justru semakin ganas dan merusak tanaman padi. 

“Dari satu patok sawah separuh lebih rusak atau hasilnya mengecewakan. Pada panen kali ini gabah yang didapat sangat menurun drastis akibat serangan hama tikus,” ujarnya. 

Meski merugi namun Suryanto mengaku tetap menjual semua hasil panen gabah yang didapatnya. Hasil penjualan sepenuhnya akan digunakan sebagai modal persiapan tanam padi berikutnya. 

“Modalnya jadi kurang karena memang panen yang didapat sedikit. Terpaksa pada musim tanam berikutnya harus keluar modal tambahan,” lanjutnya. 

Suryanto mengatakan, serangan hama tikus sebenarnya sudah terjadi sejak musim tanam III (MT III) tahun lalu. Sejak saat itu petani sudah sering melakukan kegiatan gropyokan bersama. Tapi hasil yang didapat tetap sama saja dan tikus kembali menyerang tanaman padi petani pada musim tanam I (MT I). 

“Setelah panen saya dan sebagian petani lain memilih membiarkan lebih dulu sawah untuk persiapan tanam berikut sambil melakukan gropyokan lagi,” lanjutnya. 

Petani asal Desa Ngemplak, Kartasura Narno mengatakan, tanaman padi miliknya sudah dipanen dua hari lalu. Hasilnya ditemukan banyak kerusakan akibat serangan tikus. 

“Memang tidak semua rusak tapi serangan hama tikus membuat hasil panen menurun,” ujarnya. 

Serangan hama tikus membuat tanaman padi rusak dan gabah tidak bisa dipanen sesuai harapan. Kalaupun terpaksa diambil nantinya tidak dijual tapi diberikan sebagai pakan ternak. 

“Petani sekarang resah karena hama tikus menyerang sangat ganas dan merusak tanaman padi,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI