Pagu APBN Sebesar Rp 5,118 T Diberikan

KLATEN, KRJOGJA.com – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Klaten, melaksanakan penyerahan Daftar Isian Pelaksanan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 kepada satuan kerja wilayah Kabupaten Klaten dan Boyolali. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani dan kepala KPPN Klaten Yoyok Yulianto, Kamis (5/12/2019), di pendopo kabupaten Klaten

"Pagu  APBN tahun 2020 untuk wilayah  Kabupaten Klaten dan Boyolali dialokasikan sebesar Rp. 5,118 triliun lebih, dengan rincian sebesar Rp.2,019 triliun disalurkan KPPN Klaten dan Rp 3,539 disalurkan  secara terpusat oleh KPPN Jakarta II," kata  Kepala KPPN Klaten Yoyok Yulianto dalam laporannya.

Untuk KPPN Klaten tersedia pagu dana belanja untuk 76 satuan kerja sebesar Rp.1,205 triliun lebih, DAK Fisik Rp.209 miliar lebih dan Dana Desa untuk 652 desa Rp.604 miliar lebih.  

Untuk 3 satuan kerja penerima pagu dana terbesar adalah, RSU Pusat DR Soeradji Tirtonegoro Rp.282 miliar lebih, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali Rp 133 miliar lebih, dan Polres Klaten Rp 114 miliar lebih. 

Sedang penyaluran lewat KPPN Jakarta II, terdiri dari pagu Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 2,361 triliun lebih, DAK Non Fisik Rp.552 miliar lebih, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 30 miliar lebih dan Dana Insentif Daerah (DID) Rp 154 miliar lebih.  

Dari sisi evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran dana APBN tahun 2019 untuk satuan kerja di wilayah Kabupaten Klaten dan Boyolali,  realisasi anggaran sampai dengan tanggal 4 Desember 2019 tercatat  Rp 1,929 triliun lebih, atau 88,60 persen dari pagu Rp 2,177 triliun. 

Khusus untuk Dana Desa Kabupaten Klaten dan Boyolali, dari pagu masing-masing sebesar Rp 374 miliar lebih dan Rp 219 miliar lebih,seluruhnya telah disalurkan ke RKUD (rekening kas umum daerah) 

Sisa dana belanja satuan kerja Rp 248,373 miliar, diharapkan dapat terserap sampai dengan akhir tahun ini. 

Dari sisi kinerja pelaksanaan anggaran, KPPN Klaten juga telah melaksanakan evaluasi berdasarkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran dengan hasil 10 unsur telah mencapai kinerja baik. Sedang 2 unsur yang masih perlu didorong dan dapat lebih baik lagi ke depan yaitu tingkat kesalahan dokumen SPM dengan nilai rata-rata 80 (dari skala 100), serta revisi kesesuaian rencana penarikan dana dengan realisasi pada halaman III DIPA dengan nilai 69,29 (dari skala 100). 

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penganugrahan piagam,atas katagori satuan kerja dengan kinerja terbaik sesuai dengan tingkat pagu masing-masing, yaitu: Pengadilan Agama Boyolali (dibawah 5 miliar), Lapas Klaten (5-10 miliar), KPP Pratama Klaten (10-30 miliar) dan Polres Klaten (diatas 30 miliar). 

Berkaitan dengan pengelolaan dana hibah tahun 2019 juga telah dilakukan evaluasi dan terpilih 1 satker terbaik, yaitu Polres Boyolali. Penyerahan piagam kepada satker terbaik dilakukan oleh Bupati Sri Mulyani.  

Bupati Sri Mulyani bersama Kepala KPPN Klaten Yoyok Yulianto menekankan, bahwa untuk mensukseskan pelaksanaan anggaran tahun 2020 bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat khususnya di kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali, kepala satuan kerja diminta  melakukan langkaah strategis. Diantaranya, segera mereview DIPA untuk diselaraskan dengan restrukturisasi , atau bila perlu direvisi. 

Selanjutnya, melakukan perbaikan kualitas pelaksanaan anggaran dengan cara  mempercepat pelaksanaan program/kegiatan/proyek; mempercepat proses pengadaan barang dan jasa; mempercepat dan meningkatkan ketepatan penyaluran dana bansos dan bantuan pemerintah; meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalan pelaksanaan belanja serta mempercepat penyelesaian dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. 

Yang ketiga, meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran berdasar penilaian IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) dengan melakukan penyesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran; meningkatkan efektivitas pelaksanaan anggaran; meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi pelaksanaan anggaran serta meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan. (*)

BERITA REKOMENDASI