Paling Produktif di Indonesia, DPRD Klaten Penuh Tantangan

KLATEN, KRJOGJA.com – Agus Riyanto terpilih sebagai ketua sementara DPRD Kabupaten Klaten, periode 2019 – 2024. Sebanyak 50 anggota DPRD terpilih tersebut diambil sumpah dan janjinya oleh Ketua Pengadilan Negeri Klaten, Albertus Usada di ruang sidang DPRD setempat, Kamis (22/8/2019).

Ketua DPRD Klaten periode 2014-2019 Agus Riyanto mengemukakan, tahun 2018 DPRD Kabupaten Klaten bersama eksekutif berhasil membahas dan menetapkan sebanyak 29 Perda. Jumlah tersebut merupakan produk peraturan daerah terbanyak yang dihasilkan untuk jajaran DPRD Kabupaten/Kota di Indonesia.

"Kami DPRD Klaten dengan eksekutif membahas dan menetapkan Perda sebanyak 29 Perda pada tahun 2018. Jumlah ini produk terbanyak untuk DPRD Kabupaten/Kota di Indonesia," kata Agus Riyanto.

Mewakili seluruh anggota DPRD lama, bersyukur telah diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk mengemban amanat tugas pengabdian sebagai anggota DPRD selama lima tahun, dan berakhir 22 agustus 2019.

Agus Riyanto lebih lanjut mengatakan, berbagai program dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, relatif sudah menunjukkan peningkatan. Namun demikian, upaya untuk terus meningkatkan semangat pembangunan dalam rangka memacu pertumbuhan dan perkembangan kabupaten Klaten ke depan perlu terus dilakukan. Khususnya mengenai beberapa permasalahan klasik, yakni berkenaan dengan masih kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya kesempatan kerja, belum tertatanya sistem transportasi yang baik, dan masih belum maksimalnya peran dan rasa memiliki dari warga masyarakat terhadap pelaksanaan program pembangunan dan pemeliharaan hasil-hasilnya. 

Bupati Klaten Sri Mulyani mengemukakan, kerjasama selama ini sudah sangat baik. Untuk itu Bupati mengajak agar sinergi antara DPRD dan eksekutif diteruskan dan ditingkatkan. Berharap semakin ada inovasi dan selalu menjaga marwah sebagai wakil rakyat.

"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Klaten yang kita cintai ini," kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Klaten mengemukakan, membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, trmasuk DPRD Kota/Kabupaten di seluruh Jawa Tengah. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif amat penting dalam perencanaan anggaran maupun penyusunan program strategis, serta pembentukan Perda sebagai landasan pelaksanaan pembangunan daerah.

Pemerintah provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan 10 program unggulan. Antara lain, sekolah tanpa sekat, peningkatan peran rumah ibadah, fasilitas pendakwah dan pendidikan agama. Reformasi birokrasi di kabupaten/kota yang dinamis berbasis teknologi informasi dan sistem layanan integritas. Satgas kemiskinan, rumah sederhana layak huni, kemudahan akses kredit UMKM, menjaga harga komoditas dan asuransi gagal panen untuk petani, dan melindungi kepentingan nelayan.

Pengembangan transportasi massa, dengan revitalisasi jalur kereta dan bandara. Selain itu, juga diprogramkan pembangunan embung/irigasi, pembukaan kawasan industri baru dan rintisan kawasan pertanain terintegrasi. Program rumah sakit tanpa dinding, sekolah dengan biaya pemerintah khusus untuk siswa miskin, dan program-program lainya.(Sit)

BERITA REKOMENDASI