Pandemi Covid-19, Warga Takut Periksa Kesehatan ke Rumah Sakit

Disinggung tentang jumlah pasien Covid-19 di Boyolali, hingga Senin (27/7/2020), tercatat total sebanyak 174 orang. Rinciannya, 96 pasien masih dalam perawatan, 72 pasien sudah sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

Diantara yang sembuh, termasuk ibu dan bayinya yang baru dilahirkan, yakni MRS dan BYM, dari Desa Ngenden, Kecamatan Ampel. MRS melahirkan bayinya yang diberi nama inisial BYM itu di RSU dr Moewardi Solo secara caesar.

Dari hasil pemeriksaan, MRS dan BYM dinyatakan positif terpapar virus Corona. Keduanya pun menjalani perawatan di rumah sakit tersebut dan kini telah dinyatakan sembuh sehingga boleh pulang ke rumahnya.

“Kami himbau masyarakat jangan takut dengan Covid-19, namun tetap waspada. Tetap laksanakan protocol kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSU Islam Banyubening, Nurul Fitri Iswari menyatakan, program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat merupakan respon terhadap dampak dari pandemi Covid-19.

Program merupakan kerjasama dengan lembaga internasional Muslim Aid Australia (MAA) digelar di 30 desa di wilayah Kecamatan Ngemplak, Banyudono, Sambi dan Nogosari. Dimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tertentu di rumahnya.

“Antara lain, medical chek up, pemeriksaan kehamilan, skrening katarak, posyandu lansia dan layanan langsung kesehatan di rumah,” pungkasnya. (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI