Pandemi Diharap Berakhir, Kebutuhan Kerja Lulusan Sekolah Tinggi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo berharap ekonomi segera pulih dan aktivitas kerja buruh kembali normal. Dilain pihak, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo memperkirakan angka pekerja baru dari lulusan SMA/SMK semakin meningkat. Sedangkan keterserapan tenaga kerja dari lulusan perguruan tinggi masih terbatas mengingat pelaku usaha sedang berusaha bangkit usai dihantam pandemi virus Corona.

“Harapannya tahun 2022 nanti kondisi usaha kembali normal dan buruh bisa bekerja seperti sebelumnya. Meski demikian catatan kami tahun depan buruh tetap belum bisa sejahtera karena upah yang diterima belum sesuai harapan,” ujar Ketua FPB Sukoharjo Sukarno, Senin (27/12/2021).

FPB Sukoharjo berharap buruh yang kembali bekerja normal bisa membangkitkan ekonomi keluarga. Buruh sangat membutuhkan pekerjaan setelah lama dirumahkan.

“Masih banyak buruh yang sampai sekarang berstatus dirumahkan. Kami berharap mereka dipekerjakan kembali. Sedangkan buruh yang terkena PHK apabila usianya masih memenuhi syarat maka bisa kembali bekerja. Bila usia sudah tua maka kami harap pemerintah memperhatikan nasib mereka,” lanjutnya.

Sukarno menambahkan, pada kondisi sekarang terjadi fenomena dimana jumlah pekerja dengan usia muda atau lulusan sekolah dan perguruan tinggi sangat banyak. Kondisi tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja. Lowongan kerja yang disediakan pihak perusahaan sangat terbatas.

“Kami perkirakan tahun 2022 mendatang calon pekerja baru berusia muda lulusan SMA/SMK semakin banyak mencari kerja. Sedangkan lulusan perguruan tinggi juga sama. Tapi ketersediaan lowongan kerja terbatas dan membuat persaingan mendapat kerja sangat ketat,” lanjutnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo Agustinus Setiyono mengatakan, kondisi perusahaan sekarang masih dalam tahap pemulihan setelah dua tahun dihantam pandemi virus Corona. Diharapkan kondisi ekonomi semakin membaik dan keberlangsungan usaha juga bangkit. Dengan demikian maka perusahaan akan semakin membutuhkan tenaga kerja baru.

“Lulusan SMA/SMK semakin banyak membutuhkan pekerjaan. Namun perusahaan masih membatasi lowongan kerja karena sedang pemulihan usai pandemi virus Corona. Sedangkan lulusan perguruan tinggi juga sama mencari kerja dengan sasaran menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tapi karena lowongan yang disediakan pemerintah terbatas maka mereka yang tidak lulus bisa saja mencari kerja di perusahaan swasta,” ujarnya.

Disperinaker Sukoharjo terus berusaha membantu penyaluran tenaga kerja bagi lulusan sekolah dan perguruan tinggi ke sejumlah perusahaan. Disisi lain, pemenuhan pekerja di perusahaan juga diupayakan oleh Disperinaker Sukoharjo.

“Disperinaker Sukoharjo sering membuka bursa lowongan kerja untuk menyalurkan calon pekerja dari lulusan sekolah dan perguruan tinggi. Pihak perusahaan juga menyambut baik karena bisa mendapat pekerja sesuai kualifikasi yang ditentukan,” lanjutnya.

Disperinaker Sukoharjo juga berupaya membantu para calon tenaga kerja dengan memberikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Diharapkan usai lulus dari BLK para calon tenaga kerja bisa memiliki kemampuan untuk bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri.

“Kami melalui BLK Disperinaker Sukoharjo juga memberikan pelatihan seperti menjahit, las, bengkel dan lain sebagai bekal kemampuan membuka usaha sendiri atau bekerja di perusahaan,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI