Panen Memuaskan, Petani Cabai Selo Sumringah

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KR JOGJA.com – Wilayah Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah memiliki iklim sejuk berada di lereng pegunungan yang cocok ditanami berbagi macam tanaman dataran tinggi seperti cabai keriting. Seperti halnya di Desa Senden, Kecamatan Selo, saat ini merupakan masa panen untuk cabai varietas OR Twist 42 atau yang dikenal dengan varietas OR42.

Seperti yang terlihat di hamparan ladang tanaman cabai keriting di desa setempat, beberapa petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Santoso di Desa Senden antusias memanen cabai keriting pada Selasa (6/10/2020).

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto menjelaskan petani di Desa Senden kini sudah bisa membaca alam. Terbukti dengan harga cabai yang mampu menembus Rp. 25.000-Rp. 26.000 per kilo.

“Sekarang ini harganya sudah sampai Rp. 26.000, ini salah satu bukti bahwa petani petani kita sudah mulai cerdas, sudah bisa membaca alam dan bisa memetakan situasi pasar di sekitarnya,” terang Bambang.

Dilanjutkan olehnya, di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) sekarang ini, petani tetap bisa bertahan dari hasil panen cabai. Ditanam di lahan sekitar 20 hektar yang tersebar di Kecamatan Selo, petani mulai menanam cabai dari Mei, sehingga awal September cabai sudah bisa dipanen untuk dijual ke pasar. Satu batang tanaman cabai bisa 17 kali dipanen, sehingga dalam satu hektar mampu menghasilkan satu ton cabai siap jual.

BERITA REKOMENDASI