Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Diminta Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo meminta pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tanpa sampah plastik. Panitia penyembelihan hewan kurban diminta menggunakan tempat atau wadah non plastik. Hal ini dilakukan sesuai kebijakan dari pemerintah pusat terkait program mengurangi sampah plastik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Sabtu (09/07/2022) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menerima surat edaran pemberitahuan dari pemerintah pusat terkait kebijakan pengurangan sampah plastik saat perayaan Hari Raya Idul Adha. Kebijakan tersebut ditindaklanjuti Pemkab Sukoharjo hingga tingkat desa dan kelurahan dengan mengirimkan surat edaran.

“Mengurangi penggunaan plastik dalam penyembelihan hewan kurban atau pembagian daging kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha. Gunakan tempat atau wadah lain yang lebih ramah lingkungan demi mengurangi sampah plastik,” ujarnya.

Widodo mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melaksanakan monitoring ke daerah. Evaluasi juga dilakukan sejauh mana kepatuhan menjalankan program mengurangi penggunaan plastik.

Pemkab Sukoharjo pada perayaan Hari Raya Idul Adha juga meminta pada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Disisi lain, pandemi virus Corona juga belum sepenuhnya berakhir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo Agus Suprapto, mengatakan, pengurangan plastik sudah lama jadi program pemerintah. Momen tertentu seperti Hari Raya Idul Adha ini masyarakat diingatkan kembali untuk menerapkan program tersebut.

“Daun pisang atau daun jati dan besek bambu bisa jadi wadah untuk daging kurban. Bahan ramah lingkungan mudah didapat dan mudah terurai. Sedangkan penggunaan plastik menjadi sampah yang sulit diurai ditanah,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI