Pantau Kepatuhan Prokes, Etik Suryani Datangi Pasar Ir Soekarno Sukoharjo

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bupati Sukoharjo Etik Suryani melakukan pemantauan langsung dengan mendatangi pasar pagi Pasar Ir Soekarno Sukoharjo. Pemantauan dilakukan untuk melihat kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes). Disemua pasar tradisional bupati meminta agar Prokes tetap dilaksanakan secara ketat demi mencegah penyebaran virus Corona.

“Prokes sudah terlaksana baik. Harapannya tidak ada lagi temuan kasus penyebaran virus Corona baik di pasar maupun di Kabupaten Sukoharjo. Kasus harus ditekan secepatnya,” kata Etik Suryani, Selasa (17/08/2021).

Bupati berharap semua pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo mematuhi ketentuan Prokes sebagai bentuk pencegahan dan menekan angka kasus penyebaran virus Corona. Etik Suryani mengatakan, dengan mematuhi pelaksanaan Prokes seperti memakai masker akan berdampak baik mengingat sekarang masih pandemi virus Corona.

“Pasar tradisional menjadi salah satu tempat rawan terjadi penyebaran virus Corona. Jadi dengan mematuhi dan memperketat menerapkan prokes menjadi salah satu pencegahan dan menekan penyebaran kasus virus Corona,” lanjutnya.

Kerawanan terjadinya penyebaran virus Corona di pasar tradisional dikatakan Etik disebabkan karena banyaknya orang berkumpul. Interaksi antara pedagang dengan pembeli maupun pengunjung dapat menyebabkan penyebaran virus Corona apabila tidak mematuhi Prokes.

Pemkab Sukoharjo sudah meminta pada semua pengelola pasar tradisional untuk memperketat pengawasan. Apabila ada pelanggaran maka petugas harus memberikan peringatan dan pembinaan. Termasuk tindakan tegas berupa penindakan pemberian sanksi kepada pelaku pelanggaran Prokes apabila tidak mau diperingatkan.

Kondisi sekarang dikatakan Etik Suryani sudah mulai landai. Dalam arti angka kasus positif virus Corona menurun dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta untuk ikut membantu pemerintah terkait penanganan pandemi virus Corona dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Angka Bed Occupancy Ration (BOR) di rumah sakit sudah mulai menurun. Artinya kasus virus Corona juga turun. Mudah-mudahan terus berlanjut dan level 4 Kabupaten Sukoharjo bisa ikut turun menjadi level 3 atau level 2,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI